Perang 12 Hari Berakhir, Apa yang Diperoleh Trump, Netanyahu dan Khamenei?

Kamis, 26 Juni 2025 - 04:40 WIB
loading...
Perang 12 Hari Berakhir,...
Donald Trump, Benjamin Netanyahu dan Khamenei mengklaim sebagai pemenang. Foto/X/@lucaciarrocca
A A A
TEHERAN - Sejak Minggu, Israel dan Iran telah bergeser dari perang yang meningkat menjadi gencatan senjata yang rapuh. Gencatan senjata tampaknya berhasil, dan apa yang disebut Presiden AS Donald Trump sebagai "Perang 12 Hari" antara Israel dan Iran tampaknya telah berakhir – untuk saat ini.

Sementara itu, Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan para pemimpin Iran semuanya mengklaim bahwa jeda dalam konflik terjadi atas dasar keinginan mereka.

Jadi, apa kebenarannya? Apa yang dicapai Israel? Apakah Iran berhasil mempertahankan aset strategisnya? Dan apakah gencatan senjata merupakan jalan menuju perdamaian?

Perang 12 Hari Berakhir, Apa yang Diperoleh Trump, Netanyahu dan Khamenei?

1. Trump Jadi Sutradaranya

Pada Sabtu malam, atas perintah Israel, AS memasuki perang Israel-Iran dengan menyerang fasilitas nuklir Iran di Fordow, Natanz, dan Isfahan, yang menurut Trump "benar-benar menghancurkan" fasilitas tersebut. Pada hari Senin, Iran membalas dengan menembakkan rudal ke pangkalan udara AS terbesar di Timur Tengah, Al Udeid di Qatar.

Timur Tengah tampak siap menghadapi perang yang lebih luas dan lebih lama.

Namun dalam hitungan jam, Trump mengumumkan di Truth Social, platform media sosialnya, "Telah sepenuhnya disetujui oleh dan antara Israel dan Iran bahwa akan ada GENTENG SENJATA yang Lengkap dan Total."

Trump menyebutnya "Perang 12 Hari ... yang dapat berlangsung selama bertahun-tahun dan menghancurkan Timur Tengah".

Empat jam setelah gencatan senjata seharusnya berlaku, Israel melancarkan serangan terhadap Iran sebagai balasan atas apa yang dikatakannya sebagai dua rudal balistik yang memasuki wilayah udaranya, diluncurkan dari Iran. Keduanya dicegat. Balasan Israel menghancurkan stasiun radar di dekat Teheran.

Trump sangat marah. "Saya benar-benar tidak senang Israel keluar pagi ini," katanya kepada wartawan, dilansir Al Jazeera.

"Kami memiliki dua negara yang telah bertempur begitu keras dan begitu lama, sehingga mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan."

Iran mengatakan tidak menembakkan rudal tersebut. Pada pukul 11:30 GMT gencatan senjata kembali berlaku. Trump berbicara kepada Netanyahu.

"ISRAEL tidak akan menyerang Iran. Semua pesawat akan berbalik dan pulang, sambil melakukan 'Gelombang Pesawat' yang bersahabat ke Iran. Tidak ada yang akan terluka, Gencatan Senjata berlaku!" tulis Trump di Truth Social.

Baca Juga: AS Serang Iran, Siapa yang Menang?

2. Netanyahu Ingin Mencegah Serangan Nuklir Iran ke Israel

Israel telah lama mengklaim bahwa Iran adalah ancaman eksistensial nomor satu, tetapi belum pernah menyerang fasilitas nuklir Teheran sebelumnya.

Pada tanggal 13 Juni, Israel melewati garis merah itu, mengebom instalasi permukaan pabrik pengayaan bahan bakar Natanz dan kompleks teknologi nuklir Isfahan. Iran membalas dengan meluncurkan pesawat nirawak dan rudal ke Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Momen Menarik Presiden...
Momen Menarik Presiden FIFA Masuk Kamar Ganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved