Serangan Racun Navalny, Merkel Siap Pimpin Eropa Mensanksi Rusia
Selasa, 08 September 2020 - 23:27 WIB
loading...
A
A
A
"Navalny telah diracuni, ini jelas jelas - dan ini adalah sesuatu yang tidak akan kami terima," kata Wakil Kanselir Olaf Scholz.
“Itu bertentangan dengan semua gagasan hukum yang kami miliki,” imbuhnya.
Scholz, menteri keuangan Jerman, mengulangi komentar Merkel, mengatakan bahwa Jerman akan bekerja dengan mitra Uni Eropa (UE) dan NATO untuk mengembangkan tanggapan terhadap Moskow - dan menolak untuk mengatakan apakah dia mendukung proyek pipa tersebut.
Navalny, seorang politisi dan penyelidik korupsi yang merupakan salah satu pengkritik paling vokal Presiden Rusia Vladimir Putin, jatuh sakit dalam penerbangan kembali ke Moskow dari Siberia pada 20 Agustus. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit di kota Omsk di Siberia setelah pesawat melakukan pendaratan darurat.
Para pendukung Navalny di Rusia bersikeras dia sengaja diracuni oleh otoritas negara, tuduhan yang ditolak Kremlin sebagai "omong kosong".
“Itu bertentangan dengan semua gagasan hukum yang kami miliki,” imbuhnya.
Scholz, menteri keuangan Jerman, mengulangi komentar Merkel, mengatakan bahwa Jerman akan bekerja dengan mitra Uni Eropa (UE) dan NATO untuk mengembangkan tanggapan terhadap Moskow - dan menolak untuk mengatakan apakah dia mendukung proyek pipa tersebut.
Navalny, seorang politisi dan penyelidik korupsi yang merupakan salah satu pengkritik paling vokal Presiden Rusia Vladimir Putin, jatuh sakit dalam penerbangan kembali ke Moskow dari Siberia pada 20 Agustus. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit di kota Omsk di Siberia setelah pesawat melakukan pendaratan darurat.
Para pendukung Navalny di Rusia bersikeras dia sengaja diracuni oleh otoritas negara, tuduhan yang ditolak Kremlin sebagai "omong kosong".
Lihat Juga :