Dari Sudan hingga Kenya: Jejak Senyap Militer Swasta China

Minggu, 22 Juni 2025 - 12:02 WIB
loading...
A A A
Di Zimbabwe, perusahaan China yang beroperasi di ladang berlian Marange menyewa kontraktor keamanan yang bekerja sama dengan aparat keamanan setempat untuk membubarkan protes masyarakat. Lembaga pemantau HAM mendokumentasikan adanya pola pengawasan, intimidasi, dan penindasan terhadap aktivis buruh serta komunitas adat.

"Kegiatan ini melampaui sekadar keamanan infrastruktur; mereka menjadi perpanjangan tangan koersif dari negara, membantu rezim mengekang perbedaan pendapat warga," ujar Mehta.

Hal serupa terjadi di Kenya, di mana perusahaan teknologi pengawasan asal China—yang memiliki koneksi dengan jaringan PMC—diduga menyediakan alat pemantauan real-time kepada kepolisian di wilayah perkotaan. Teknologi dan dukungan operasional ini digunakan untuk menindak gerakan protes dan oposisi politik di kota, sehingga menimbulkan pertanyaan serius soal kedaulatan, pengawasan, dan intervensi asing yang dibungkus kemitraan infrastruktur.

Dalam semua kasus ini, PMCs China tidak beroperasi sebagai entitas komersial netral, melainkan sebagai fasilitator kontrol politik domestik yang berpihak pada elite penguasa dan mendukung agenda strategis Beijing.

Logika Strategis Ekspor Otoritarianisme


Bahaya utama PMCs China terletak pada ambiguitas strategis mereka. Meski secara resmi bersifat "swasta", mereka memiliki hubungan erat dengan badan usaha milik negara China bahkan dengan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), baik melalui jaringan personel maupun program pelatihan. Ini memungkinkan Beijing memproyeksikan kekuatan tanpa akuntabilitas, sambil mempertahankan fiksi diplomatik bahwa mereka tidak ikut campur.

PMCs ini juga memperdalam ketergantungan. Ketika negara-negara berkembang mulai bergantung pada kontraktor China untuk kebutuhan ekonomi dan keamanan, kedaulatan mereka terkikis secara perlahan. Dengan PMCs bertindak sebagai penjaga investasi dan norma keamanan China, pemerintah lokal menjadi semakin enggan—dan tidak mampu—menolak kecenderungan otoriter.

Mereka menerima infrastruktur siap pakai: sistem pengawasan, pemolisian, pengumpulan intelijen, dan kontrol sosial—semua tanpa pengawasan dan regulasi sebagaimana diberlakukan pada aparat keamanan negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved