8 Kesamaan Ibrahim Traore dengan Muammar Gaddafi yang Ditakuti Barat

Jum'at, 20 Juni 2025 - 17:15 WIB
loading...
A A A
Ia digambarkan sebagai sosok sederhana, dekat dengan rakyat, dan menyebut pemerintahannya sebagai lanjutan dari revolusi Thomas Sankara, pahlawan revolusioner Burkina Faso yang juga pernah menggulingkan kekuasaan korup dan pro-Barat.

Seperti Gaddafi, ia menggunakan bahasa revolusioner untuk memberi legitimasi pada kekuasaannya.

4. Gaya Kepemimpinan yang Karismatik dan Simbolik


Gaddafi dikenal dengan penampilan nyentrik, pidato retoris yang membakar semangat, serta pemanfaatan simbol-simbol budaya dan keagamaan untuk mengukuhkan citra dirinya sebagai pemimpin revolusioner sejati.

Ia menolak tinggal di istana, lebih memilih tenda Bedouin sebagai simbol kesederhanaan dan keterikatan pada akar rakyatnya.

Ia juga membangun personifikasi sebagai “Raja Raja Afrika” dan pemimpin moral dunia Islam-Afrika.

Traoré tampil sebagai sosok karismatik dalam balutan pakaian militer dan senyum yang jarang pudar. Ia sering terlihat berada di antara pasukan garis depan melawan kelompok teroris, dan menggunakan gaya komunikasi yang sederhana namun tegas.

Ia juga menjadikan simbol-simbol lokal seperti kerajinan dan bendera tradisional dalam pertemuan politik untuk menunjukkan keterikatannya dengan budaya asli rakyatnya.

5. Nasionalisasi Sumber Daya Alam dan Kedaulatan Ekonomi


Gaddafi mengambil langkah tegas dalam nasionalisasi sumber daya Libya, khususnya minyak, yang sebelumnya dikendalikan perusahaan-perusahaan asing.

Dengan pendapatan minyak, ia membiayai program sosial, kesehatan, pendidikan, serta mendukung pembangunan di negara-negara Afrika lainnya.

Ini menjadikan Libya sebagai salah satu negara dengan tingkat pembangunan manusia terbaik di Afrika sebelum tahun 2011.

Traoré, dengan sumber daya emas dan logam langka di Burkina Faso, juga mulai mendorong kebijakan serupa.

Ia mengusulkan agar perusahaan tambang asing diregulasi lebih ketat, dan sebagian kontraknya ditinjau ulang.

Ia menekankan pentingnya kedaulatan ekonomi dan pembagian hasil sumber daya secara adil, khususnya untuk mendanai pendidikan dan sektor pertanian rakyat kecil.

6. Penggunaan Retorika “Kedaulatan Rakyat” dan Anti-Elitisme


Gaddafi dan Traoré sama-sama memosisikan diri sebagai anti-elit, anti-korupsi, dan wakil dari rakyat kecil.

Gaddafi dalam Green Book-nya menolak demokrasi parlementer gaya Barat, menyebutnya sebagai bentuk tirani elit, dan mengusulkan sistem komite rakyat.

Traoré menyerukan pembaruan struktural dalam pemerintahan Burkina Faso, menolak pengaruh elite politik lama, dan mengangkat perwira muda dan aktivis sipil ke dalam sistem kekuasaan.

Keduanya juga mengkritik sistem internasional yang menurut mereka hanya melayani negara-negara kaya dan kuat.

Dalam pidato-pidatonya, Traoré menyebut organisasi-organisasi global seperti IMF dan PBB tidak pernah berpihak pada rakyat Afrika.

Ini mencerminkan semangat Gaddafi yang selama puluhan tahun menyerukan reformasi radikal terhadap tata dunia internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Mantan Menteri Gaddafi:...
Mantan Menteri Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya dengan Mempercayai AS
Eks Menteri Muammar...
Eks Menteri Muammar Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya Percayai AS
Intelijen Inggris dan...
Intelijen Inggris dan Prancis Terlibat Pembunuhan Saif al-Islam Gaddafi, Ini 3 Motifnya
Ribuan Orang Berkumpul...
Ribuan Orang Berkumpul di Libya untuk Pemakaman Saif al-Islam Gaddafi
4 Fakta Pembunuhan Saif...
4 Fakta Pembunuhan Saif Al-Islam Gaddafi yang Disebut sebagai Calon Pemimpin Libya
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved