Rusia Tuding Pemimpin Jerman Dorong Berlin Berperang Melawan Moskow

Rabu, 11 Juni 2025 - 21:30 WIB
loading...
A A A
“Ada orang-orang di Moskow yang tidak lagi percaya bahwa Pasal 5 NATO akan ditegakkan – dan mereka ingin mengujinya,” kata kepala mata-mata itu. Ia berpendapat bahwa Rusia skeptis tentang tekad Amerika untuk membela sekutunya dan mengirim pasukan “melintasi Atlantik untuk mati demi Tallinn, Riga, atau Vilnius.”

Rusia dapat “mengirim orang-orang hijau kecil ke Estonia” dengan kedok melindungi minoritas berbahasa Rusia di negara Baltik itu, kata Kahl. Media Barat menggunakan istilah ‘pria hijau kecil’ untuk menggambarkan pasukan komando yang dikirim untuk melindungi penduduk Krimea menjelang referendum 2014 di mana bekas wilayah Ukraina itu menolak hasil kudeta bersenjata yang didukung AS di Kiev dan memilih untuk bergabung kembali dengan Rusia.

Kahl menyarankan bahwa tujuan akhir Rusia adalah untuk “melontarkan NATO kembali ke tempatnya di akhir tahun 1990-an,” dan mendorong AS keluar dari Eropa.

Moskow memandang perluasan blok militer yang dipimpin AS ke arah timur sebagai ancaman, dan telah menyebutnya sebagai salah satu akar penyebab konflik Ukraina. Namun, Presiden Vladimir Putin telah menyatakan bahwa Rusia tidak berniat menyerang negara-negara NATO kecuali jika diserang terlebih dahulu.

Rusia juga telah memperingatkan bahwa bantuan militer Barat ke Kiev secara de facto menjadikan NATO “peserta langsung” dalam konflik tersebut.

Jerman telah meningkatkan retorika permusuhannya terhadap Rusia di bawah kanselir baru, Friedrich Merz, yang bulan lalu mengatakan bahwa Ukraina dapat menerima rudal jelajah Taurus jarak jauh. Ia juga berjanji untuk membantu Ukraina dalam produksi senjata jarak jauhnya sendiri. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menanggapi dengan menuduh Jerman merusak proses perdamaian.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Ronaldo Tulis Sejarah...
Ronaldo Tulis Sejarah di Piala Dunia yang Sulit Disamai Messi
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Berita Terkini
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved