Rusia Tuding Pemimpin Jerman Dorong Berlin Berperang Melawan Moskow

Rabu, 11 Juni 2025 - 21:30 WIB
loading...
Rusia Tuding Pemimpin...
Rusia tuding pemimpin Jerman dorong Berlin berperang melawan Moskow. Foto/X
A A A
MOSKOW - Jerman menghidupkan kembali masa lalu Nazi-nya dengan memasok senjata ke Ukraina untuk menyerang Rusia. Itu diungkapkan Ketua Duma Negara Vyacheslav Volodin. Dia mengingatkan, sikap Berlin dapat menyebabkan konflik bersenjata baru dengan Moskow beberapa dekade setelah berakhirnya Perang Dunia II.

Dalam sebuah surat yang dipublikasikan di situs web Duma Negara pada hari Rabu, Volodin menyatakan kemarahannya atas bantuan militer Jerman yang sedang berlangsung ke Ukraina.

"Pengalihan senjata Jerman ke rezim neo-Nazi di Ukraina, yang digunakan terhadap warga sipil, merupakan alasan tersendiri untuk konflik antara negara kita," katanya, dilansir RT.

Volodin mencatat bahwa tank-tank Jerman muncul di tanah Rusia untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II selama penyerbuan Kiev baru-baru ini ke Wilayah Kursk. Ia memperingatkan bahwa diskusi yang sedang berlangsung di Berlin mengenai pengiriman rudal Taurus jarak jauh ke Kiev, yang mampu menyerang target sejauh Moskow, bahkan lebih meningkat, karena senjata canggih tersebut akan membutuhkan personel militer Jerman untuk mengoperasikannya.

Baca Juga: Konflik Trump - Musk Memanas, Perang Alien Vs Predator Dimulai?

“Rudal Jerman akan menghantam Rusia dan ini akan dilakukan oleh perwira Jerman. Dengan ini, Anda sekali lagi mendorong Jerman dan rakyat Jerman ke dalam konflik bersenjata lain dengan Rusia."

Dia memperingatkan, mempertanyakan apakah Bundestag memiliki mandat dari pemilih Jerman untuk berperang dengan Rusia.

Komentar Volodin mengikuti pernyataan terbaru dari pejabat Jerman mengenai Perang Dunia II dan konflik saat ini di Ukraina. Minggu lalu, menjelang peringatan D-Day yang menandai ulang tahun ke-80 invasi Sekutu ke Normandia, Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan operasi itu adalah hari "ketika Amerika mengakhiri perang di Eropa."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved