Usai Perang Melawan India, Pakistan Bakal Dipasok Jet Tempur Siluman FC-31 China

Jum'at, 06 Juni 2025 - 13:37 WIB
loading...
Usai Perang Melawan...
China akan memasok Pakistan dengan jet tempur siluman generasi kelima FC-31 untuk memperkuat kekuatan udaranya. Foto/EurAsian Times
A A A
ISLAMABAD - China dilaporkan akan memasok Pakistan dengan jet tempur siluman generasi kelima FC-31 untuk memperkuat kekuatan udaranya. Laporan itu muncul beberapa minggu setelah Pakistan terlibat pertempuran udara singkat namun intens dengan India.

Seorang pejabat senior Pakistan yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Janes bahwa China akan segera mulai memasok Angkatan Udara Pakistan (PAF) dengan pesawat tempur siluman multiperan Shenyang FC-31 Gyrfalcon.

"Pesawat itu akan mulai tiba dalam beberapa bulan," katanya, seperti dikutip dari EurAsian Times, Jumat (6/6/2025).

Baca Juga: PM Sharif: Pakistan Tembak Jatuh 6 Jet Tempur India, Termasuk 4 Rafale

Pejabat itu mengonfirmasi bahwa pilot PAF saat ini sedang berlatih di China untuk menerbangkan pesawat tersebut.

FC-31 diyakini sebagai varian ekspor dari J-35A, pesawat siluman generasi kelima yang diluncurkan oleh China di Zhuhai Air Show pada November 2024.

Pejabat tersebut tidak mengungkapkan kapan kesepakatan untuk pembelian pesawat itu ditandatangani atau jumlah spesifik pesawat yang akan diakuisisi Pakistan.

Menurut laporan Janes, orang dalam pemerintah Pakistan lainnya memberitahukannya pada Mei 2025 bahwa FC-31 yang dibeli akan dilengkapi dengan rudal udara-ke-udara (AAM) PL-17 China, yang memiliki jangkauan 400 kilometer.

Islamabad pertama kali mengumumkan niatnya untuk mengakuisisi sejumlah jet tempur siluman dari China pada Januari 2024. Kala itu, kepala Angkatan Udara Pakistan saat itu, Marsekal Zaheer Ahmed Baber Sidhu, menyatakan: "Fondasi untuk memperoleh pesawat tempur siluman J-31 telah diletakkan, dan akan segera menjadi bagian dari armada PAF."

Kemudian, pada Desember 2024, serangkaian laporan lain menyatakan bahwa Islamabad mengakuisisi sekitar 40 jet tempur J-35A, yang diharapkan akan dikirimkan dalam waktu 24 bulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
5 Negara yang Menggunakan...
5 Negara yang Menggunakan Jet Tempur Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved