Usai Perang Melawan India, Pakistan Bakal Dipasok Jet Tempur Siluman FC-31 China
Jum'at, 06 Juni 2025 - 13:37 WIB
loading...
A
A
A
Tak satu pun dari laporan dan klaim tersebut dapat diverifikasi secara independen, dan akuisisi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh pemerintah Pakistan atau pun China.
Pakistan adalah operator peralatan militer China terbesar di luar negeri. PAF sebelumnya telah memasukkan J-10CE China dalam armada jet tempurnya pada tahun 2022, sebuah pesawat yang dikerahkan dalam pertempuran melawan India pada bulan lalu.
PAF mengeklaim telah menjatuhkan beberapa jet tempur Angkatan Udara India (IAF), termasuk tiga Rafale, menggunakan kombinasi mematikan rudal jarak jauh J-10CE dan PL-15E.
Sumber di Pakistan telah menekankan bahwa keberhasilan J-10CE telah memperkuat kepercayaan Pakistan pada teknologi kedirgantaraan China dan membuka jalan untuk akuisisi teknologi yang lebih canggih, seperti FC-31.
Bulan lalu, beberapa laporan mengindikasikan bahwa China mempercepat pengiriman J-35A ke Pakistan, menyusul finalisasi rincian logistik dan pembiayaan oleh Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar selama kunjungannya ke China segera setelah India meluncurkan serangan ke Pakistan dengan nama sandi "Operasi Sindoor".
Menurut laporan media India, IAF menghancurkan enam jet tempur, dua pesawat pengintai bernilai tinggi, satu pesawat angkut C-130, lebih dari 30 rudal, dan beberapa kendaraan udara tak berawak PAF selama konflik empat hari yang berakhir dengan gencatan senjata pada malam 10 Mei.
Laporan tersebut mengutip analisis teknis data operasional untuk mendukung klaim.
Jika klaim itu benar, PAF mungkin perlu menambah kekuatan udara yang serius untuk membangun kemampuan melawan IAF.
Pengembangan pesawat generasi kelima China diyakini sebagai momen penting bagi PAF karena teknologi mutakhir pesawat dan karakteristik yang tidak dapat diamati oleh radar.
Pakistan adalah operator peralatan militer China terbesar di luar negeri. PAF sebelumnya telah memasukkan J-10CE China dalam armada jet tempurnya pada tahun 2022, sebuah pesawat yang dikerahkan dalam pertempuran melawan India pada bulan lalu.
PAF mengeklaim telah menjatuhkan beberapa jet tempur Angkatan Udara India (IAF), termasuk tiga Rafale, menggunakan kombinasi mematikan rudal jarak jauh J-10CE dan PL-15E.
Sumber di Pakistan telah menekankan bahwa keberhasilan J-10CE telah memperkuat kepercayaan Pakistan pada teknologi kedirgantaraan China dan membuka jalan untuk akuisisi teknologi yang lebih canggih, seperti FC-31.
Bulan lalu, beberapa laporan mengindikasikan bahwa China mempercepat pengiriman J-35A ke Pakistan, menyusul finalisasi rincian logistik dan pembiayaan oleh Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar selama kunjungannya ke China segera setelah India meluncurkan serangan ke Pakistan dengan nama sandi "Operasi Sindoor".
Menurut laporan media India, IAF menghancurkan enam jet tempur, dua pesawat pengintai bernilai tinggi, satu pesawat angkut C-130, lebih dari 30 rudal, dan beberapa kendaraan udara tak berawak PAF selama konflik empat hari yang berakhir dengan gencatan senjata pada malam 10 Mei.
Laporan tersebut mengutip analisis teknis data operasional untuk mendukung klaim.
Jika klaim itu benar, PAF mungkin perlu menambah kekuatan udara yang serius untuk membangun kemampuan melawan IAF.
Pengembangan pesawat generasi kelima China diyakini sebagai momen penting bagi PAF karena teknologi mutakhir pesawat dan karakteristik yang tidak dapat diamati oleh radar.
Lihat Juga :