Warga Maroko Diminta Tidak Potong Hewan Kurban saat Iduladha, Ada Apa?
Kamis, 05 Juni 2025 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
Rumah pemotongan hewan di Casablanca dan kota-kota besar lainnya telah kewalahan selama beberapa hari.
Peternak dan perantara domba dilaporkan menggunakan rumah pemotongan hewan yang disetujui secara resmi untuk menghindari pembatasan yang diberlakukan pada pasar mingguan tempat mereka berencana menjual hewan mereka.
Sebagai konsekuensinya, beberapa pembatasan telah diberlakukan, seperti peningkatan pengawasan terhadap pasar penjualan domba, tetapi tidak ada larangan penuh dari istana yang telah dikeluarkan.
Ahmed, dari wilayah selatan Souss-Massa, mengatakan kepada MEE bahwa keluarganya berhasil membeli dua domba tahun ini.
Pada hari raya Iduladha yang biasa, membeli seekor domba memberikan keluarga rasa bangga. Membanggakan ukuran domba atau berpose untuk difoto dengan domba untuk posting di media sosial adalah hal yang biasa. Namun tahun ini, ada perubahan.
Ahmed mengatakan keluarganya akan merayakan Iduladha dengan tenang dan tidak akan berbagi foto.
“Iduladha tahun ini terasa rumit karena kami tahu orang lain tidak dapat merayakannya, itu membuat saya merasa canggung,” ujar dia.
“Kami akan memastikan mengundang siapa pun yang tidak memiliki domba dari komunitas kami ke rumah kami untuk memanggang. Kami akan mempraktikkan ajaran bahwa berbagi itu baik, dan menyumbangkan sepertiga daging untuk amal dan sepertiga untuk teman-teman,” ungkap dia.
Iduladha kali ini semakin menyoroti ketimpangan distribusi kekayaan di Maroko.
Indeks Komitmen untuk Mengurangi Ketimpangan (CRI) 2024 oleh Oxfam menempatkan negara itu sebagai negara terburuk kedua di Afrika Utara dengan skor 73, tepat setelah Mesir dengan skor 90.
“Maroko menderita kesenjangan regional yang signifikan, serta distribusi kekayaan yang tidak merata,” jelas ekonom Jadri, seraya mencatat kontras yang mencolok antara daerah perkotaan dan pedesaan.
Dia menjelaskan, “Pemerintah harus bekerja keras untuk mendukung petani dan dunia pedesaan. Jika mereka tidak didukung, populasi ini akan melakukan migrasi.”
Baca juga: Kim Jong-un Janji Korea Utara Dukung Rusia Tanpa Syarat Terkait Ukraina
Peternak dan perantara domba dilaporkan menggunakan rumah pemotongan hewan yang disetujui secara resmi untuk menghindari pembatasan yang diberlakukan pada pasar mingguan tempat mereka berencana menjual hewan mereka.
Sebagai konsekuensinya, beberapa pembatasan telah diberlakukan, seperti peningkatan pengawasan terhadap pasar penjualan domba, tetapi tidak ada larangan penuh dari istana yang telah dikeluarkan.
Ahmed, dari wilayah selatan Souss-Massa, mengatakan kepada MEE bahwa keluarganya berhasil membeli dua domba tahun ini.
Pada hari raya Iduladha yang biasa, membeli seekor domba memberikan keluarga rasa bangga. Membanggakan ukuran domba atau berpose untuk difoto dengan domba untuk posting di media sosial adalah hal yang biasa. Namun tahun ini, ada perubahan.
Ahmed mengatakan keluarganya akan merayakan Iduladha dengan tenang dan tidak akan berbagi foto.
“Iduladha tahun ini terasa rumit karena kami tahu orang lain tidak dapat merayakannya, itu membuat saya merasa canggung,” ujar dia.
“Kami akan memastikan mengundang siapa pun yang tidak memiliki domba dari komunitas kami ke rumah kami untuk memanggang. Kami akan mempraktikkan ajaran bahwa berbagi itu baik, dan menyumbangkan sepertiga daging untuk amal dan sepertiga untuk teman-teman,” ungkap dia.
Iduladha kali ini semakin menyoroti ketimpangan distribusi kekayaan di Maroko.
Indeks Komitmen untuk Mengurangi Ketimpangan (CRI) 2024 oleh Oxfam menempatkan negara itu sebagai negara terburuk kedua di Afrika Utara dengan skor 73, tepat setelah Mesir dengan skor 90.
“Maroko menderita kesenjangan regional yang signifikan, serta distribusi kekayaan yang tidak merata,” jelas ekonom Jadri, seraya mencatat kontras yang mencolok antara daerah perkotaan dan pedesaan.
Dia menjelaskan, “Pemerintah harus bekerja keras untuk mendukung petani dan dunia pedesaan. Jika mereka tidak didukung, populasi ini akan melakukan migrasi.”
Baca juga: Kim Jong-un Janji Korea Utara Dukung Rusia Tanpa Syarat Terkait Ukraina
(sya)
Lihat Juga :