Donald Trump Larang Warga dari 12 Negara Masuk AS, Ini Daftarnya

Kamis, 05 Juni 2025 - 09:37 WIB
loading...
Donald Trump Larang...
Presiden Donald Trump melarang para warga dari 12 negara masuk Amerika Serikat. Foto/Austin American-Statesman
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump menandatangani larangan masuk wilayah Amerika Serikat (AS) bagi orang-orang yang berasal dari 12 negara, termasuk Afghanistan, Iran, dan Yaman. Langkah ini menghidupkan kembali salah satu tindakan paling kontroversial dari masa jabatan pertamanya sebagai presiden Amerika.

Trump mengatakan tindakannya itu didorong oleh serangan penyembur api darurat terhadap demonstran pro-Israel di Colorado oleh seorang pria, yang menurut otoritas AS berada di Amerika secara ilegal.

Ke-12 negara yang masuk daftar larangan perjalanan atau travel ban oleh Trump adalah Afghanistan, Myanmar, Chad, Republik Kongo, Guinea Ekuatorial, Eritrea, Haiti, Iran, Libya, Somalia, Sudan, dan Yaman.

Baca Juga: 87 Mahasiswa Indonesia Terancam Diusir dari Universitas Harvard, Ini Respons Kemlu

Trump juga memberlakukan larangan sebagian terhadap pelancong dari tujuh negara, yakni Burundi, Kuba, Laos, Sierra Leone, Togo, Turkmenistan, dan Venezuela.

Menurut Gedung Putih, kedua larangan itu mulai berlaku pada hari Senin.

"Serangan teror baru-baru ini di Boulder, Colorado, telah menggarisbawahi bahaya ekstrem yang ditimbulkan bagi negara kita oleh masuknya warga negara asing yang tidak diperiksa dengan benar," kata Trump dalam pesan video dari Oval Office yang diunggah di X.

"Kami tidak menginginkan mereka," imbuh Trump, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (5/6/2025).

Trump membandingkan tindakan baru itu dengan larangan kuat yang diberlakukannya pada sejumlah negara yang sebagian besar berpenduduk Muslim pada masa jabatan pertamanya, yang menyebabkan gangguan perjalanan besar-besaran di seluruh dunia.

Pemimpin AS itu mengatakan bahwa larangan tahun 2017 telah menghentikan Amerika Serikat dari serangan teror yang terjadi di Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Gempa M7,0 Guncang Filipina,...
Gempa M7,0 Guncang Filipina, Gedung Kampus Ambruk
Rekomendasi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Segera Dibuka, Begini...
Segera Dibuka, Begini Ketentuan dan Jadwal Jalur Domisili di SPMB Jakarta 2026
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Berita Terkini
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved