Drone Terbang di Atas Kapal Bantuan, Madleen Dekati Yunani Menuju Gaza
Rabu, 04 Juni 2025 - 07:35 WIB
loading...
A
A
A
Perjalanan sejauh 2.000 km (1.250 mil) itu diperkirakan akan memakan waktu tujuh hari, asalkan tidak ada gangguan.
Lokasi kapal dipantau secara langsung oleh Forensic Architecture melalui sistem pelacakan di dalamnya. Lokasi terakhir pada tanggal 3 Juni, pukul 15:00 GMT, adalah sekitar 600 km (375 mil) dari Sisilia.
Ada 12 aktivis ternama di atas Madleen. Mereka adalah Greta Thunberg, aktivis iklim Swedia; Rima Hassan, Anggota Parlemen Eropa keturunan Prancis-Palestina; Yasemin Acar, Jerman; Baptiste Andre, Prancis; Thiago Avila, Brasil; Omar Faiad, Prancis; Pascal Maurieras, Prancis; Yanis Mhamdi, Prancis; Suayb Ordu, Turki; Sergio Toribio, Spanyol; Marco van Rennes, Belanda; Reva Viard, Prancis.
“Kami melakukan ini karena apa pun rintangan yang kami hadapi, kami harus terus mencoba, karena saat kami berhenti mencoba adalah saat kami kehilangan kemanusiaan kami,” tegas Greta Thunberg.
FFC telah menekankan semua relawan dan awak di atas Madleen dilatih dalam antikekerasan dan berlayar tanpa senjata dalam aksi perlawanan sipil yang damai terhadap tindakan Israel di Gaza.
Bulan lalu, kapal lain yang membawa bantuan ke Gaza dibom oleh pesawat nirawak di perairan internasional di lepas pantai Malta.
Lokasi kapal dipantau secara langsung oleh Forensic Architecture melalui sistem pelacakan di dalamnya. Lokasi terakhir pada tanggal 3 Juni, pukul 15:00 GMT, adalah sekitar 600 km (375 mil) dari Sisilia.
Siapa Saja yang Ada di Kapal?
Ada 12 aktivis ternama di atas Madleen. Mereka adalah Greta Thunberg, aktivis iklim Swedia; Rima Hassan, Anggota Parlemen Eropa keturunan Prancis-Palestina; Yasemin Acar, Jerman; Baptiste Andre, Prancis; Thiago Avila, Brasil; Omar Faiad, Prancis; Pascal Maurieras, Prancis; Yanis Mhamdi, Prancis; Suayb Ordu, Turki; Sergio Toribio, Spanyol; Marco van Rennes, Belanda; Reva Viard, Prancis.
“Kami melakukan ini karena apa pun rintangan yang kami hadapi, kami harus terus mencoba, karena saat kami berhenti mencoba adalah saat kami kehilangan kemanusiaan kami,” tegas Greta Thunberg.
FFC telah menekankan semua relawan dan awak di atas Madleen dilatih dalam antikekerasan dan berlayar tanpa senjata dalam aksi perlawanan sipil yang damai terhadap tindakan Israel di Gaza.
Apa yang Terjadi dengan Armada Sebelumnya?
Bulan lalu, kapal lain yang membawa bantuan ke Gaza dibom oleh pesawat nirawak di perairan internasional di lepas pantai Malta.
Lihat Juga :