Israel Pancing dan Bunuh 102 Warga Palestina Pencari Bantuan dalam 8 Hari di Gaza

Selasa, 03 Juni 2025 - 19:15 WIB
loading...
Israel Pancing dan Bunuh...
Warga melihat korban serangan Israel di pusat bantuan di Gaza. Foto/instagram
A A A
TEL AVIV - Kantor Media Pemerintah Gaza menuduh Israel melakukan “kejahatan mengerikan yang sengaja diulangi”. Kantor media itu mengatakan Israel telah memikat warga Palestina yang kelaparan ke pusat distribusi bantuan yang didukung Amerika Serikat (AS) dan kemudian menembaki mereka.

Jumlah korban tewas hari ini, 27 orang, menjadikan jumlah pencari bantuan yang tewas di lokasi bantuan di provinsi Rafah dan yang disebut Koridor Netzarim sejak Yayasan Bantuan Gaza mulai beroperasi di daerah kantong itu pada 27 Mei menjadi 102 orang, dengan 490 orang lainnya terluka.

“Pusat distribusi ‘bantuan’ yang disebut, yang terletak di zona merah yang terbuka dan berbahaya di bawah kendali tentara pendudukan, telah berubah menjadi pertumpahan darah massal, memikat warga sipil yang kelaparan ke sana sebagai akibat dari kelaparan yang melumpuhkan dan pengepungan yang semakin ketat,” ungkap pernyataan yang dipublikasikan di Telegram.

“Mereka kemudian ditembak dengan sengaja dan dingin, dalam adegan yang melambangkan kedengkian proyek tersebut dan mengungkap tujuan sebenarnya,” imbuh dia.

Kantor Media meminta “Perserikatan Bangsa-Bangsa, Dewan Keamanan, dan organisasi hak asasi manusia untuk memikul tanggung jawab moral dan hukum mereka, mengambil tindakan segera, dan memberikan tekanan dengan menggunakan semua cara yang tersedia untuk membuka penyeberangan resmi tanpa campur tangan atau syarat dari pendudukan.”

“Situasi yang sama terjadi seperti dalam beberapa hari terakhir. Warga Palestina bergerak menuju titik distribusi ini, di Rafah, untuk mengumpulkan makanan. Kami mendengar dari para saksi bahwa terjadi kekacauan. Tidak ada proses. Tidak ada sistem,” ungkap kantor media Gaza.

Kantor media Gaza menambahkan, “Anda hanya perlu berlari terlebih dahulu untuk bisa mendapatkan makanan. Pasukan Israel melepaskan tembakan secara acak, menembaki warga Palestina … menggunakan quadcopter dan peluru tajam.”

Kementerian Kesehatan dan dokter mengatakan sebagian besar dari mereka yang terluka terkena tembakan di dada dan kepala.

“Warga Palestina sangat ingin mendapatkan makanan, dan itulah sebabnya mereka pergi ke sana setiap hari. Sekarang, makanan apa yang didistribusikan?” papar kantor media Gaza.

Kantor media itu menambahkan, “Menurut orang-orang yang kami ajak bicara, mereka mengatakan jumlah makanan yang tersedia sangat terbatas, tepung, minyak, kacang lentil, dan makanan kaleng lainnya.”

Baca juga: Proposal Nuklir Trump Izinkan Iran Memperkaya Uranium
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
Negara-negara Arab Kutuk...
Negara-negara Arab Kutuk Langkah Israel Blokir Bantuan ke Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved