China Kerahkan 2 Kapal Induk dan Hampir 70 Kapal Perang untuk Intimidasi Taiwan

Selasa, 03 Juni 2025 - 10:14 WIB
loading...
China Kerahkan 2 Kapal...
Kapal induk Liaoning China. Beijing telah kerahkan 2 kapal induk dan hampir 70 kapal perang untuk intimidasi Taiwan. Foto/Weibo PLA-N China
A A A
TAIPEI - China telah mengerahkan dua kapal induk, puluhan jet tempur, dan hampir 70 kapal perang ke perairan utara dan selatan Taiwan selama hampir sebulan pada Mei lalu. Menurut pejabat Taipei pada hari Senin, kehadiran aset-aset tempur Beijing itu untuk mengintimidasi Taiwan.

Seorang pejabat keamanan Taiwan, yang berbicara dengan syarat anonim, hampir 70 kapal perang China terpantau di sekitar Laut Kuning hingga Laut China Selatan dari tanggal 1 hingga 27 Mei.

Beijing telah meningkatkan pengerahan jet tempur dan kapal perang di sekitar Taiwan dalam beberapa tahun terakhir untuk menekan Taipei agar menerima klaim kedaulatannya atas pulau itu.

Baca Juga: AS Kerahkan Kapal Induk Nuklir USS Nimitz ke Laut China Selatan, Ini Respons Marah China

China menolak untuk mengesampingkan kemungkinan menggunakan kekuatan untuk membawa Taiwan di bawah kendalinya, membuat pulau itu terus-menerus menghadapi ancaman invasi.

"Tindakan militer dan aktivitas zona abu-abunya mencakup pengerahan skala besar di seluruh rantai pulau, yang melibatkan tekanan maksimum yang komprehensif," kata pejabat keamanan tersebut dalam pernyataan yang dirilis Senin, yang dikutip EurAsian Times, Selasa (3/6/2025).

"Rata-rata, ada antara 50 hingga 70 kapal Angkatan Laut dan kapal pemerintah, serta ratusan serbuan mendadak oleh berbagai pesawat militer, yang terus-menerus melakukan operasi penindasan," ujarnya.

Beberapa kapal melewati Selat Miyako ke Samudra Pasifik Barat untuk pelatihan jarak jauh, termasuk latihan gabungan udara-laut, imbuh pejabat Taiwan tersebut.

Sekitar 30 kapal China lainnya tanpa nama, dokumentasi, atau pelabuhan pendaftaran terdeteksi di dekat kepulauan Penghu Taiwan di Selat Taiwan pada 19 Mei. "Dan telah sengaja dikirim untuk mengganggu," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Berita Terkini
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved