China Kerahkan 2 Kapal Induk dan Hampir 70 Kapal Perang untuk Intimidasi Taiwan

Selasa, 03 Juni 2025 - 10:14 WIB
loading...
A A A
China telah melakukan beberapa latihan militer berskala besar di sekitar Taiwan sejak Lai menjabat sebagai presiden.

Sebelumnya, pensiunan Laksamana Muda Angkatan Laut AS, Mark Montgomery, membuat pengungkapan pertama tentang keberadaan tim pelatihan gabungan di Taiwan pada tanggal 15 Mei dalam sidang yang diadakan oleh Komite Khusus DPR AS tentang China yang berjudul "Pencegahan di Tengah Meningkatnya Ketegangan: Mencegah Agresi Partai Komunis China terhadap Taiwan."

"Ada tim AS di sana yang sekarang beranggotakan sekitar 500 orang," kata Montgomery. "Jumlahnya harus seribu."

Saat mengajukan permohonan untuk menambah pasukan di Taiwan, dia berkata, "Jika kita akan memberi mereka bantuan miliaran dolar dan menjual perlengkapan AS senilai puluhan miliar dolar, masuk akal jika kita akan melatih dan bekerja di sana."

Montgomery mencatat bahwa Departemen Pertahanan AS diberi mandat untuk melatih tentara Taiwan berdasarkan Undang-Undang Ketahanan Taiwan yang Ditingkatkan.

Menegaskan bahwa peluncuran telah tertunda, dia berkata, "Saya akan mengatakan dengan lembut bahwa mereka lamban."

Montgomery mengatakan bahwa AS dapat membantu Taiwan dalam mempersiapkan diri untuk mengusir invasi China. Namun, dia menambahkan, "Diperlukan keterlibatan dan keterlibatan AS dalam hal ini untuk membawa mereka ke titik di mana mereka memiliki pasukan kontra-intervensi yang sebenarnya."

Menurut Kementerian Luar Negeri China, Amerika Serikat telah menjual senjata senilai lebih dari USD70 miliar ke Taiwan dalam beberapa tahun terakhir. Akan tetapi, sebagian besar senjata ini belum dikirim ke Taiwan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Perang di Mana-Mana,...
Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah
Rekomendasi
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved