Israel Terus Hambat Upaya Mewujudkan Negara Palestina

Minggu, 01 Juni 2025 - 18:20 WIB
loading...
Israel Terus Hambat...
Israel terus menghambat upaya mewujudkan negara Palestina. Foto/X/@TheCradleMedia
A A A
GAZA - Israel mengatakan mereka akan membangun 22 permukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki, termasuk legalisasi pos-pos terdepan yang telah dibangun tanpa izin pemerintah. Negara tetangga Yordania dan Inggris mengecam tindakan tersebut, dengan seorang pejabat tinggi Inggris menyebutnya sebagai "hambatan yang disengaja" bagi negara Palestina.

Israel merebut Tepi Barat, bersama dengan Jalur Gaza dan Yerusalem timur, dalam perang Timur Tengah tahun 1967 dan Palestina menginginkan ketiga wilayah tersebut untuk negara masa depan mereka. Mayoritas masyarakat internasional memandang permukiman sebagai ilegal dan hambatan untuk menyelesaikan konflik yang telah berlangsung puluhan tahun.

Menteri Pertahanan Israel Katz mengatakan keputusan permukiman tersebut "memperkuat cengkeraman kami di Yudea dan Samaria," menggunakan istilah Alkitab untuk Tepi Barat. Ia mengatakan hal itu "meneguhkan hak historis kami di Tanah Israel, dan merupakan respons yang menghancurkan terhadap terorisme Palestina."

Ia menambahkan bahwa pembangunan permukiman juga merupakan "langkah strategis yang mencegah berdirinya negara Palestina yang akan membahayakan Israel." Kelompok pengawas antipermukiman Israel, Peace Now, mengatakan pengumuman itu adalah langkah paling luas dari jenisnya sejak perjanjian Oslo 1993 yang meluncurkan proses perdamaian yang sekarang sudah tidak berlaku lagi. Dikatakan bahwa permukiman, yang berada jauh di dalam wilayah itu, akan "secara dramatis membentuk kembali Tepi Barat dan memperkuat pendudukan lebih jauh."

Israel telah membangun lebih dari 100 permukiman di seluruh wilayah yang menjadi rumah bagi sekitar 500.000 pemukim. Permukiman tersebut berkisar dari pos terdepan di puncak bukit kecil hingga komunitas yang sepenuhnya berkembang dengan blok apartemen, pusat perbelanjaan, pabrik, dan taman. Rumah-rumah di pemukiman Israel Psagot di Tepi Barat yang diduduki, yang terletak di bukit Tawil yang berdekatan dengan kota-kota Palestina Ramallah dan al-Bireh, terlihat pada 29 Mei 2025.

Baca Juga: AS Inginkan Gencatan Senjata Permanen, Hamas Minta Pasukan Israel Mundur dari Gaza

Tepi Barat adalah rumah bagi 3 juta warga Palestina, yang tinggal di bawah kekuasaan militer Israel dengan Otoritas Palestina yang mengelola pusat-pusat populasi. Para pemukim memiliki kewarganegaraan Israel.

Peace Now mengatakan rencana tersebut menyerukan otorisasi 12 pos terdepan yang ada, pengembangan sembilan pemukiman baru dan reklasifikasi lingkungan pemukiman yang ada sebagai pemukiman yang terpisah.

"Pemerintah menegaskan — sekali lagi dan tanpa menahan diri — bahwa mereka lebih suka memperdalam pendudukan dan memajukan aneksasi de facto daripada mengejar perdamaian," kata kelompok itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Momen Horor Mahasiswi...
Momen Horor Mahasiswi Tewas Main Rope Jump, Tali Belum Terpasang Terjun 40 Meter
Rekomendasi
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved