AS Inginkan Gencatan Senjata Permanen, Hamas Minta Pasukan Israel Mundur dari Gaza

Minggu, 01 Juni 2025 - 01:10 WIB
loading...
AS Inginkan Gencatan...
Hamas minta pasukan Israel mundur dari Gaza. Foto/X
A A A
GAZA - Kelompok pejuang Palestina Hamas mengumumkan pada hari Sabtu bahwa mereka telah menyerahkan tanggapannya terhadap usulan gencatan senjata Gaza terbaru oleh utusan AS Steve Witkoff melalui mediator Mesir dan Qatar.

Dalam apa yang tampak seperti daftar tuntutan, Hamas mengeluarkan pernyataan, yang menyerukan "gencatan senjata permanen, penarikan penuh Israel dari Jalur Gaza, dan jaminan untuk aliran bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan bagi rakyat Palestina di wilayah tersebut."

Di bawah kerangka usulan tersebut, gerakan tersebut mengusulkan pembebasan 10 tawanan Israel dan penyerahan jenazah 18 lainnya dengan imbalan sejumlah tahanan Palestina yang disepakati.

"Usulan ini bertujuan untuk mencapai gencatan senjata permanen, penarikan menyeluruh dari Jalur Gaza, dan memastikan aliran bantuan bagi rakyat kami," kata pernyataan Hamas di Telegram, dilansir Al Jazeera.

“Sebagai bagian dari perjanjian ini, 10 tahanan Israel yang masih hidup yang ditahan oleh perlawanan akan dibebaskan dan 18 jenazah akan dikembalikan, sebagai ganti sejumlah tahanan Palestina yang disepakati.”

Namun, Hamas tidak secara eksplisit mengumumkan persetujuannya terhadap usulan Witkoff.

Kelompok tersebut mengatakan tanggapan tersebut mengikuti serangkaian konsultasi nasional dan mencerminkan tanggung jawabnya terhadap penderitaan rakyat Palestina.

Sementara itu, setidaknya 22 warga Palestina tewas pada hari Sabtu saat pasukan Israel melanjutkan perang genosida mereka di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Unik! Polisi Peru Nyamar...
Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba
Rekomendasi
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
Berita Terkini
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved