Menhan Zionis: Kami Akan Membangun Negara Yahudi Israel di Tepi Barat

Minggu, 01 Juni 2025 - 09:27 WIB
loading...
Menhan Zionis: Kami...
Menteri Pertahanan Zionis Israel Katz umumkan bahwa pihaknya akan membangun negara Yahudi Israel di Tepi Barat, wilayah Palestina yang diduduki. Foto/Tehran Times
A A A
TEL AVIV - Menteri Pertahanan (Menhan) Zionis Israel, Israel Katz, mengumumkan bahwa pihaknya akan membangun negara Yahudi Israel di Tepi Barat—wilayah Palestina yang diduduki. Pengumuman itu disampaikan sehari setelah rezim Zionis mengumumkan pembentukan 22 permukiman baru di wilayah tersebut.

Pengumuman Katz diduga ditujukan pada kritik Prancis baru-baru ini terhadap perang brutal Israel di Gaza, dan laporan bahwa Paris akan mengakui Negara Palestina, sesuatu yang sangat ditentang oleh rezim Zionis.

Israel telah menduduki Tepi Barat secara ilegal sejak 1967 dan telah merebut Jalur Gaza lagi, menghancurkan sebagian besar daerah kantong Palestina itu menjadi puing-puing dalam serangan yang terus berlangsung.

Baca Juga: Israel Ancam Caplok Permukiman Tepi Barat Jika Inggris dan Prancis Akui Negara Palestina

"Ini adalah tanggapan tegas terhadap organisasi teroris yang mencoba merusak dan melemahkan cengkeraman kami di tanah ini—dan ini juga merupakan pesan yang jelas kepada (Presiden Prancis Emmanuel) Macron dan rekan-rekannya: mereka akan mengakui Negara Palestina di atas kertas—tetapi kami akan membangun negara Yahudi Israel di sini di atas tanah," kata Katz seperti dikutip dalam sebuah pernyataan dari kantornya.

"Kertas itu akan dibuang ke tong sampah sejarah, dan Negara Israel akan berkembang dan makmur," paparnya, seperti dikutip dari The New Arab, Minggu (1/6/2025).

Pengumuman Katz disampaikan saat dia berkunjung ke pos terdepan permukiman Sa-Nur di Tepi Barat utara.

Sa-Nur dievakuasi pada tahun 2005 sebagai bagian dari penarikan pasukan Israel dari Gaza, yang dipromosikan oleh Perdana Menteri Ariel Sharon saat itu, tetapi terus memperluas permukiman di wilayah Palestina sejak saat itu.

Israel pada hari Kamis mengumumkan pembangunan 22 permukiman baru di Tepi Barat yang diduduki, yang semakin memperburuk hubungan dengan sekutu Barat, yang semakin kritis terhadap perang brutal militer Zionis di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 50.000 warga Palestina.

Baik Inggris maupun Yordania mengecam tindakan tersebut, dengan London menyebutnya sebagai "rintangan yang disengaja" bagi pendirian Negara Palestina.

Permukiman Israel di Tepi Barat secara teratur dikecam oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai praktik ilegal menurut hukum internasional, dan dipandang sebagai salah satu rintangan utama bagi perdamaian abadi antara Israel dan Palestina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
5 Fakta Menarik Jerman...
5 Fakta Menarik Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Pecah Rekor Adu Penalti
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
Berita Terkini
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved