AS Kerahkan Kapal Induk Nuklir USS Nimitz ke Laut China Selatan, Ini Respons Marah China
Minggu, 01 Juni 2025 - 06:49 WIB
loading...
A
A
A
Menanggapi pengerahan terbaru USS Nimitz, Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China marah dan mengecam tindakan Angkatan Laut AS.
"AS telah sengaja mengganggu situasi di Laut China Selatan dan telah secara serius melanggar kedaulatan dan keamanan China, merusak perdamaian dan stabilitas regional, dan melanggar hukum internasional dan norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional," kesal komando tersebut, seperti dikutip UK Defence Journal, Minggu (1/6/2025).
Amerika Serikat telah menolak keras narasi China, dengan menegaskan bahwa klaim maritim yang melanggar hukum dan luas di Laut China Selatan menimbulkan ancaman serius terhadap kebebasan di laut.
Dalam pernyataan kebijakan yang lebih luas, pemerintah AS menegaskan posisinya bahwa kebebasan navigasi dan penerbangan, perdagangan bebas dan perniagaan tanpa hambatan, dan kebebasan peluang ekonomi bagi negara-negara pesisir Laut China Selatan sangat penting bagi stabilitas regional dan global.
"Selama beberapa negara terus mengeklaim dan menegaskan batasan hak yang melampaui kewenangan mereka berdasarkan hukum internasional, Amerika Serikat akan terus membela hak dan kebebasan laut yang dijamin bagi semua orang," kata pemerintah AS, menegaskan kembali bahwa tidak ada negara yang boleh diintimidasi atau dipaksa untuk menyerahkan hak dan kebebasan mereka.
"AS telah sengaja mengganggu situasi di Laut China Selatan dan telah secara serius melanggar kedaulatan dan keamanan China, merusak perdamaian dan stabilitas regional, dan melanggar hukum internasional dan norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional," kesal komando tersebut, seperti dikutip UK Defence Journal, Minggu (1/6/2025).
Amerika Serikat telah menolak keras narasi China, dengan menegaskan bahwa klaim maritim yang melanggar hukum dan luas di Laut China Selatan menimbulkan ancaman serius terhadap kebebasan di laut.
Dalam pernyataan kebijakan yang lebih luas, pemerintah AS menegaskan posisinya bahwa kebebasan navigasi dan penerbangan, perdagangan bebas dan perniagaan tanpa hambatan, dan kebebasan peluang ekonomi bagi negara-negara pesisir Laut China Selatan sangat penting bagi stabilitas regional dan global.
"Selama beberapa negara terus mengeklaim dan menegaskan batasan hak yang melampaui kewenangan mereka berdasarkan hukum internasional, Amerika Serikat akan terus membela hak dan kebebasan laut yang dijamin bagi semua orang," kata pemerintah AS, menegaskan kembali bahwa tidak ada negara yang boleh diintimidasi atau dipaksa untuk menyerahkan hak dan kebebasan mereka.
(mas)
Lihat Juga :