China Kerahkan Pesawat Pengebom Nuklir H-6 ke Pulau Sengketa Laut China Selatan

Kamis, 29 Mei 2025 - 12:59 WIB
loading...
A A A
Ben Lewis, pendiri platform data sumber terbuka PLATracker, mengatakan mereka pikir tidak mungkin H-6 akan dikerahkan dalam jangka panjang di Pulau Woody atau bermarkas permanen di sana.

“Kemampuan untuk memindahkan pasukan melalui pangkalan-pangkalan, terutama aset-aset tingkat tinggi seperti H-6, memberi PLA [Tentara Pembebasan Rakyat] mekanisme perlindungan pasukan,” katanya.

Komando Teater Selatan PLA China, yang meliputi Laut China Selatan, memelihara dua resimen pengebom, menurut International Institute of Strategic Studies yang berpusat di London.

Pesawat-pesawat pengebom umumnya ditempatkan di pangkalan-pangkalan yang dijaga ketat di daratan China, di mana mereka akan memiliki lebih banyak perlindungan dalam konflik dari serangan AS dalam skenario konflik.

AS memelihara sayap jet tempur di Jepang, termasuk di kapal induknya yang ditempatkan di garis depan, dan di Guam, yang juga merupakan rumah bagi B-52.

China mengklaim kedaulatan atas hampir seluruh Laut China Selatan, termasuk wilayah yang diklaim oleh Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam.

Putusan tahun 2016 oleh pengadilan arbitrase internasional menyatakan klaim Beijing yang luas tidak memiliki dasar hukum internasional, sebuah keputusan yang ditolak China.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Prancis Konfirmasi Kasus...
Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!
Rekomendasi
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
Sepasang Pesawat Pengebom...
Sepasang Pesawat Pengebom Nuklir AS Berkeliaran di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved