China Kerahkan Pesawat Pengebom Nuklir H-6 ke Pulau Sengketa Laut China Selatan

Kamis, 29 Mei 2025 - 12:59 WIB
loading...
China Kerahkan Pesawat...
China kerahkan pesawat pengebom nuklir H-6 ke pulau sengketa di Laut China Selatan. Foto/Newsx
A A A
JAKARTA - China telah mengerahkan dua pesawat pengebom nuklir tercanggihnya, H-6, ke Kepulauan Paracel yang disengketakan di Laut China Selatan. Ini terungkap dari citra satelit Maxar Technologies.

Para analis menggambarkan pengerahan pesawat pengebom itu sebagai isyarat terbaru Beijing tentang meningkatnya kemampuan militernya kepada para rival yang bersengketa atas perairan Laut China Selatan.

Pengerahan ini menandai pertama kalinya pesawat pengebom jarak jauh H-6 mendarat di Pulau Woody di Kepulauan Paracel sejak 2020. Pergerakan pesawat yang kini telah di-upgrade ini terjadi di tengah ketegangan antara China dan Filipina, serta operasi di dekat Taiwan, dan menjelang forum pertahanan terbesar di kawasan tersebut akhir pekan ini.

Baca Juga: Sentil China, Jenderal AS Nyatakan Siap Melawan Agresi Asia

“Pesawat pengebom jarak jauh China tidak perlu berada di Paracel sehingga tampaknya itu adalah sinyal omni-directional oleh Beijing—terhadap Filipina dan terhadap Amerika Serikat dan hal-hal lain yang sedang terjadi,” kata Collin Koh, seorang sarjana pertahanan di S Rajaratnam School of International Studies, Singapura.

Presiden Prancis Emmanuel Macron dijadwalkan membuka forum Dialog Shangri-La selama tiga hari di Singapura dengan pidato pada hari Jumat besok, sementara Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth akan menguraikan pendekatan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap kawasan tersebut pada hari Sabtu.

Sebuah kapal induk Inggris diperkirakan akan berada di Laut China Selatan dalam pengerahan yang langka bulan depan, kata para diplomat Barat, sebagaimana dikutip dari Reuters, Kamis (29/5/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Berita Terkini
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Infografis
China Uji Rudal Hipersonik,...
China Uji Rudal Hipersonik, Bisa Targetkan Pesawat Pengebom AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved