China Kerahkan Pesawat Pengebom Nuklir H-6 ke Pulau Sengketa Laut China Selatan

Kamis, 29 Mei 2025 - 12:59 WIB
loading...
A A A
Citra satelit sebelumnya menunjukkan dua pesawat H-6 terbang di atas Scarborough Shoal yang disengketakan dengan sengit—juga di Laut China Selatan—, tepat sebelum kunjungan Hegseth ke Filipina pada akhir Maret, ketika dia menegaskan kembali "komitmen kuat" Amerika Serikat kepada sekutu perjanjiannya.

Para diplomat dan analis regional mengatakan pengerahan H-6 bertenaga jet diawasi dengan ketat, mengingat cara badan pesawat era Perang Dingin-nya dimodernisasi untuk membawa rudal jelajah antikapal dan serangan darat, sementara beberapa pesawat tersebut mampu meluncurkan rudal balistik berhulu ledak nuklir.

Sebagai ancaman potensial bagi pangkalan AS di wilayah tersebut, pesawat pengebom H-6 dikerahkan dalam latihan perang di sekitar Taiwan pada bulan Oktober, dan pada bulan Juli terbang mendekati daratan AS untuk pertama kalinya. Baik Kementerian Pertahanan China maupun Dewan Keamanan Nasional dan Maritim Filipina tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Kepulauan Paracel jadi sengketa China dengan Vietnam, namun Kementerian Luar Negeri di Hanoi belum berkomentar atas pengerahan dua pesawat pengebom H-6 Beijing tersebut.


Pesawat Pengebom H-6 China Pesaing B-52 Amerika


Sebagai pesaing pesawat pengebom B-52 AS, dasar H-6 berasal dari desain Soviet tahun 1950-an. H-6 menjadi pesawat pengebom jarak jauh tercanggih China yang telah dilengkapi kembali dengan mesin yang di-upgrade dan sistem penerbangan modern beserta persenjataan canggihnya.

Gambar yang diberikan kepada Reuters oleh Maxar Technologies menunjukkan dua pesawat pengebom H-6 di landasan pacu di Pulau Woody pada tanggal 19 Mei.

Gambar Maxar lainnya pada tanggal yang sama menunjukkan dua pesawat angkut Y-20 dan sebuah pesawat peringatan dini KJ-500—sebuah pesawat yang dianggap penting bagi China untuk dapat mengendalikan dan mengamankan operasi udara dan laut yang semakin kompleks.

Beberapa analis mengatakan pesawat-pesawat itu mungkin pertama kali tiba pada tanggal 17 Mei dan berada di sana hingga tanggal 23 Mei.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
Sepasang Pesawat Pengebom...
Sepasang Pesawat Pengebom Nuklir AS Berkeliaran di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved