Bak Film Zombie, Massa Kelaparan Serbu Pusat Bantuan Gaza, Personel AS dan Israel Kabur

Rabu, 28 Mei 2025 - 07:34 WIB
loading...
A A A
Axios mengutip perusahaan yang mengatakan "sejumlah besar" warga Palestina datang untuk menerima bantuan, yang mendorong tim mereka untuk mundur dari daerah itu karena kekacauan.

Pertemuan Nasional Suku, Klan, dan Keluarga Palestina di Gaza mengeluarkan pernyataan yang memperingatkan kekacauan itu menegaskan niat sebenarnya dari mekanisme Israel: untuk menggunakan bantuan sebagai alat militer dan politik.

Kelompok itu mengatakan bahkan penangkapan seorang Palestina di lokasi itu membuktikan mekanisme bantuan dirancang untuk menipu, memanipulasi, dan memiliterisasi upaya kemanusiaan.

Bantuan yang Dicuri


Ramy Abdu, Direktur Euro-Mediterranean Human Rights Monitor, mengungkapkan bantuan yang didistribusikan di Rafah awalnya milik Rahma International Foundation.

Menurut Abdu, perusahaan Amerika dan tentara Israel menipu organisasi tersebut dan menyita truk-truknya untuk digunakan dalam program bantuan mereka sendiri yang bermotif politik.

Kantor Media Pemerintah menggemakan tuduhan ini, dengan menyatakan perusahaan Amerika yang didukung pasukan Israel, telah mengambil alih beberapa truk bantuan dari satu LSM internasional dengan alasan palsu.

Truk-truk ini kemudian dipindahkan ke pusat yang dioperasikan Amerika di zona penyangga, tempat bantuan tersebut didistribusikan di bawah pengawasan militer kepada warga sipil yang lemah karena kelaparan dan pengepungan.

Baca juga: Lokasi Bantuan Israel-Amerika di Gaza Runtuh dalam Sehari, Ribuan Warga Palestina Menyerbu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved