Apa Bawa Nyamuk? Strategi Tameng Manusia yang Dilakukan Israel di Gaza

Sabtu, 24 Mei 2025 - 15:25 WIB
loading...
Apa Bawa Nyamuk? Strategi...
Israel menggunakan strategi tameng manusia yang disebut dengan bawa nyamuk dalam perang di Gaza. Foto/X/@IslamGreatQuran
A A A
GAZA - Beberapa tentara Israel mengatakan bahwa praktik menggunakan warga Palestina sebagai tameng manusia di Gaza mempercepat operasi, menghemat amunisi, dan menyelamatkan anjing tempur dari cedera atau kematian.

Para tentara – yang mengatakan bahwa mereka tidak lagi bertugas di Gaza – mengatakan bahwa mereka pertama kali menyadari tameng manusia digunakan tak lama setelah dimulainya perang.

Apa Bawa Nyamuk? Strategi Tameng Manusia yang Dilakukan Israel di Gaza

Melansir The Associated Press, perintah untuk “bawa nyamuk” sering kali datang melalui radio, kata mereka. Para tentara bertindak atas perintah komandan. Setiap unit infanteri menggunakan warga Palestina untuk membersihkan rumah sebelum memasuki rumah.

“Begitu ide ini dicetuskan, ide itu langsung menyebar luas,” kata seorang tentara berusia 26 tahun. “Orang-orang melihat betapa efektif dan mudahnya hal itu.”

Baca Juga: Politikus AS Usul Gaza Dibom Nuklir, Hamas Akan Melawan!

Ia menggambarkan sebuah rapat perencanaan tahun 2024 di mana seorang komandan brigade menunjukkan kepada komandan divisi sebuah slide yang bertuliskan “tangkap nyamuk” dan sebuah saran bahwa mereka mungkin “menangkap satu nyamuk di jalanan”.

Petugas itu menulis dua laporan insiden kepada komandan brigade yang merinci penggunaan perisai manusia, laporan yang akan ditingkatkan ke kepala divisi, katanya.

Sementara itu, beberapa warga Palestina mengatakan kepada The Associated Press bahwa pasukan Israel secara sistematis memaksa warga Palestina untuk bertindak sebagai perisai manusia di Gaza, mengirim mereka ke dalam gedung dan terowongan untuk memeriksa bom dan pejuang.

Mereka mengatakan praktik tersebut telah menjadi hal yang umum selama 19 bulan perang, menurut laporan yang mengutip seorang pria Palestina yang mengatakan bahwa satu-satunya saat dia tidak diikat atau ditutup matanya adalah ketika dia digunakan oleh tentara Israel sebagai perisai manusia mereka.

Mengenakan seragam tentara dengan kamera yang terpasang di dahinya, Ayman Abu Hamadan dipaksa masuk ke rumah-rumah di Jalur Gaza untuk memastikan mereka bebas dari bom dan orang-orang bersenjata, katanya, seraya menambahkan bahwa ketika satu unit selesai dengannya, dia diserahkan ke unit berikutnya.

“Mereka memukuli saya dan mengatakan ‘Kamu tidak punya pilihan lain; lakukan ini atau kami akan membunuhmu’,” kata pria berusia 36 tahun itu.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Bangunan Bimbingan Belajar...
Bangunan Bimbingan Belajar Ambruk, 14 Anak Tewas
Rekomendasi
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Aturan Tutup Mulut FIFA...
Aturan Tutup Mulut FIFA Kembali Makan Korban
Berita Terkini
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved