Spesifikasi Kapal Perang Korea Utara Chi Hyun Ho dan Insiden Peluncuran yang Memalukan

Sabtu, 24 Mei 2025 - 14:01 WIB
loading...
Spesifikasi Kapal Perang...
Upacara peluncuran kapal perang Korea Utara Chi Hyun Ho. Foto/kpa navy
A A A
PYONGYANG - Kapal perang Korea Utara yang dikenal sebagai Chi Hyun Ho sebenarnya merujuk pada Choe Hyon, kapal perusak (destroyer) kelas baru yang diluncurkan Korea Utara pada tahun 2025.

Kapal ini merupakan bagian dari upaya modernisasi angkatan laut Korea Utara di bawah kepemimpinan Kim Jong-un. Namun, peluncuran kapal kedua dalam kelas ini mengalami kegagalan serius yang menarik perhatian internasional.

Spesifikasi Teknis Choe Hyon-Class Destroyer


Kapal Choe Hyon-class merupakan kapal perusak multi-peran dengan bobot sekitar 5.000 ton, menjadikannya kapal permukaan terbesar yang pernah dibangun Korea Utara.

Berikut adalah spesifikasi teknis yang diketahui:

Panjang: sekitar 140–145 meter.

Lebar: sekitar 16 meter.

Persenjataan: Satu meriam utama kaliber 127mm atau 130mm, Sistem Peluncur Vertikal (VLS) dengan total 74 sel (44 di haluan dan 30 di buritan), Sistem pertahanan udara jarak dekat (CIWS) seperti AK-630, Kemungkinan dilengkapi dengan sistem pertahanan udara Pantsir-ME.

Sensor dan Elektronika: Radar array bertahap (phased array radar), Radar kendali tembak, Sistem peperangan elektronik (R-ESM dan R-ECM), Sonar yang dipasang di lambung kapal.

Fasilitas Udara: Dek pendaratan helikopter di buritan (tanpa hanggar).

Kapal ini dirancang memiliki kemampuan anti-udara, anti-kapal, anti-kapal selam, dan anti-rudal balistik, serta mampu membawa rudal jelajah strategis dan rudal balistik taktis yang dapat dipersenjatai dengan hulu ledak nuklir.

Insiden Peluncuran di Chongjin


Pada 21 Mei 2025, Korea Utara mencoba meluncurkan kapal kedua dalam kelas Choe Hyon di galangan kapal Chongjin. Namun, peluncuran ini mengalami kegagalan serius:

Metode Peluncuran: Kapal diluncurkan secara menyamping (side-launch), metode yang jarang digunakan dan berisiko tinggi.

Kejadian: Saat peluncuran, bagian buritan kapal tergelincir ke air sementara bagian haluan tetap di darat, menyebabkan kapal miring ke sisi kanan dan sebagian terendam air.

Kerusakan: Lambung kapal bagian kanan tergores, Air laut masuk ke bagian buritan melalui saluran penyelamatan, Kemungkinan kerusakan pada sistem elektronik dan struktur internal kapal, Gambar satelit menunjukkan kapal tergeletak miring di pelabuhan Chongjin, ditutupi terpal biru, menandakan upaya untuk menutupi kerusakan.

Reaksi Kim Jong-un


Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un yang hadir saat peluncuran, sangat marah atas insiden ini. Ia menyebut kejadian tersebut sebagai "tindakan kriminal" akibat "kelalaian mutlak" dan "ketidakbertanggungjawaban."

Kim memerintahkan agar kapal diperbaiki sebelum pertemuan Partai Pekerja Korea berikutnya dan menuntut pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang terlibat, termasuk kemungkinan hukuman berat bagi pejabat yang dianggap bertanggung jawab.

Analisis dan Implikasi


Insiden ini menunjukkan tantangan besar yang dihadapi Korea Utara dalam upaya modernisasi angkatan lautnya:

Keterbatasan Infrastruktur: Penggunaan metode peluncuran menyamping menunjukkan keterbatasan fasilitas galangan kapal Korea Utara.

Keterbatasan Teknologi dan Sumber Daya: Meskipun ada indikasi bantuan dari Rusia dalam pengembangan kapal ini, keterbatasan teknologi dan sumber daya manusia tetap menjadi hambatan.

Dampak pada Moral dan Reputasi: Kegagalan ini tidak hanya berdampak pada program militer, tetapi juga pada moral dan reputasi Korea Utara di mata internasional.

Kapal perusak Choe Hyon-class merupakan langkah ambisius Korea Utara untuk memperkuat kekuatan angkatan lautnya.

Namun, insiden peluncuran kapal kedua menunjukkan negara tersebut masih menghadapi tantangan signifikan dalam hal teknologi, infrastruktur, dan sumber daya manusia.

Reaksi keras dari Kim Jong-un menekankan pentingnya proyek ini bagi rezim, baik dari segi militer maupun simbolik.

Meskipun demikian, insiden ini dapat menjadi pelajaran penting bagi Korea Utara dalam upaya modernisasi militernya di masa depan.

Baca juga: Israel Mengebom Para Penjaga Bantuan Gaza saat Diserang Penjarah Antek Zionis
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved