23 Negara Marah atas Tindakan Netanyahu Batasi Bantuan ke Gaza
Selasa, 20 Mei 2025 - 15:19 WIB
loading...
A
A
A
“Bantuan kemanusiaan tidak boleh dipolitisasi dan wilayah Palestina tidak boleh dikurangi atau mengalami perubahan demografi apa pun.”
Australia bergabung dengan pernyataan bersama tersebut, tetapi tidak dengan pernyataan terpisah yang ditandatangani oleh Kanada, Inggris, dan Prancis yang memperingatkan Israel agar tidak memperluas kampanye militernya di Gaza, mengancam “tindakan lebih lanjut”, termasuk sanksi yang ditargetkan.
“Tingkat penderitaan manusia di Gaza tidak dapat ditoleransi. Pengumuman kemarin bahwa Israel akan mengizinkan sejumlah makanan pokok masuk ke Gaza sama sekali tidak memadai,” kata ketiga negara tersebut.
“Israel mengalami serangan keji pada 7 Oktober. Kami selalu mendukung hak Israel untuk membela warga Israel dari terorisme. Namun, eskalasi ini sama sekali tidak proporsional."
“Kami tidak akan tinggal diam sementara pemerintah Netanyahu melakukan tindakan mengerikan ini. Jika Israel tidak menghentikan serangan militer baru dan mencabut pembatasannya terhadap bantuan kemanusiaan, kami akan mengambil tindakan konkret lebih lanjut sebagai tanggapan," imbuh pernyataan Kanada, Inggris, dan Prancis.
23 Negara yang Marah atas Langkah Netanyahu
1. Australia
2. Belgia
3. Kanada
4. Denmark
5. Estonia
6. Finlandia
7. Prancis
8. Jerman
9. Islandia
10. Irlandia
11. Italia
12. Jepang
13. Latvia
14. Lithuania
15. Luksemburg
16. Belanda
17. Selandia Baru
18. Norwegia
19. Portugal
20. Slovenia
21. Spanyol
22. Swedia
23. Inggris
Australia bergabung dengan pernyataan bersama tersebut, tetapi tidak dengan pernyataan terpisah yang ditandatangani oleh Kanada, Inggris, dan Prancis yang memperingatkan Israel agar tidak memperluas kampanye militernya di Gaza, mengancam “tindakan lebih lanjut”, termasuk sanksi yang ditargetkan.
“Tingkat penderitaan manusia di Gaza tidak dapat ditoleransi. Pengumuman kemarin bahwa Israel akan mengizinkan sejumlah makanan pokok masuk ke Gaza sama sekali tidak memadai,” kata ketiga negara tersebut.
“Israel mengalami serangan keji pada 7 Oktober. Kami selalu mendukung hak Israel untuk membela warga Israel dari terorisme. Namun, eskalasi ini sama sekali tidak proporsional."
“Kami tidak akan tinggal diam sementara pemerintah Netanyahu melakukan tindakan mengerikan ini. Jika Israel tidak menghentikan serangan militer baru dan mencabut pembatasannya terhadap bantuan kemanusiaan, kami akan mengambil tindakan konkret lebih lanjut sebagai tanggapan," imbuh pernyataan Kanada, Inggris, dan Prancis.
(mas)
Lihat Juga :