Apakah China Pemenang Tak Terduga dalam Perang India-Pakistan? Ini Analisisnya

Selasa, 20 Mei 2025 - 10:32 WIB
loading...
A A A
Namun, India mengatakan bahwa pilot tersebut telah melontarkan diri setelah berhasil menembak jatuh jet tempur Pakistan, termasuk F-16 buatan AS. Pakistan membantah klaim tersebut.

Meskipun ada laporan tentang jatuhnya jet tempur India minggu lalu, para pakar seperti Ladwig berpendapat bahwa India mampu menyerang "target yang sangat luas" di Pakistan pada dini hari tanggal 10 Mei dan fakta ini sebagian besar luput dari perhatian media internasional.

Militer India mengatakan dalam serangan terkoordinasi, mereka meluncurkan rudal ke 11 pangkalan udara Pakistan di seluruh negeri, termasuk pangkalan udara strategis Nur Khan di luar Rawalpindi, tidak jauh dari markas militer Pakistan. Itu adalah target sensitif yang mengejutkan Islamabad.

Salah satu target terjauh berada di Bholari, 140 km (86 mil) dari kota Karachi di selatan.

Ladwig mengatakan kali ini IAF beroperasi dengan prosedur standar—pertama menyerang sistem pertahanan udara dan radar Pakistan dan kemudian berfokus pada target darat.

Jet tempur India menggunakan serangkaian rudal, amunisi terbang, dan pesawat nirawak meskipun Pakistan mengoperasikan sistem pertahanan udara HQ 9 yang disediakan oleh China.

"Tampaknya serangan itu relatif tepat dan terarah. Kawah-kawah itu berada di tengah landasan pacu, tempat yang ideal. Jika konfliknya berlangsung lama, berapa lama Angkatan Udara Pakistan akan membutuhkan waktu untuk membangun kembali fasilitas-fasilitas ini, saya tidak bisa mengatakannya," kata Ladwig.

Namun, katanya, dengan menolak untuk membahas rincian pengarahan misi, militer India "kehilangan kendali atas alur narasi".

Menanggapi serangan India, Pakistan mengatakan telah meluncurkan rudal dan serangan udara di beberapa pangkalan udara terdepan India, tetapi New Delhi mengatakan serangan itu tidak menyebabkan kerusakan pada peralatan dan personel.

Menyadari bahwa situasi semakin tidak terkendali, AS dan sekutunya campur tangan dan menekan kedua negara untuk menghentikan pertempuran.

Namun bagi India, para pakar mengatakan, seluruh episode ini merupakan peringatan.

Beijing mungkin tidak mengomentari rincian konflik India-Pakistan baru-baru ini, tetapi ingin menunjukkan bahwa sistem persenjataannya cepat mengejar ketertinggalan dari Barat.

New Delhi menyadari bahwa jet tempur yang dipasok China ke Pakistan adalah beberapa model sebelumnya. Beijing telah memperkenalkan jet tempur siluman J-20 yang lebih canggih, yang dapat menghindari radar.

India dan China memiliki sengketa perbatasan yang sudah berlangsung lama di sepanjang Himalaya dan terlibat dalam perang perbatasan singkat pada tahun 1962 yang mengakibatkan kekalahan bagi India. Bentrokan perbatasan terjadi di Ladakh pada bulan Juni 2020.

Para pakar mengatakan India sangat menyadari bahwa mereka perlu mempercepat investasi dalam industri manufaktur pertahanan dalam negeri dan mempercepat pembelian internasional.

Untuk saat ini, industri pertahanan China tampaknya sedang menjadi pusat perhatian menyusul klaim keberhasilan salah satu pesawatnya dalam konflik India-Pakistan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Berita Terkini
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved