Pakistan Klaim Sukses Membalas Dendam atas Kekalahan Perang 1971

Senin, 19 Mei 2025 - 17:05 WIB
loading...
A A A
Faktor dominannya adalah persenjataan nuklir mereka, cara yang unik untuk mencegah serangan besar dan jaminan bahwa pertempuran tidak akan lepas kendali, bahkan ketika situasinya memburuk.

“Pakistan dan India memiliki cukup senjata nuklir untuk memusnahkan pihak lain beberapa kali,” kata analis keamanan Syed Mohammed Ali, yang berbasis di Islamabad, ibu kota Pakistan. “Senjata nuklir mereka menciptakan skenario untuk kehancuran yang saling terjamin.”

Kedua negara telah “sengaja mengembangkan” ukuran dan jangkauan persediaan mereka untuk mengingatkan yang lain tentang jaminan kehancuran yang saling terjamin, tambahnya.

Tidak ada negara yang mengungkapkan kemampuan nuklir mereka tetapi masing-masing diperkirakan memiliki antara 170 dan 180 hulu ledak yang jaraknya pendek, jauh, dan menengah. Kedua negara memiliki sistem pengiriman yang berbeda — cara meluncurkan dan mendorong senjata-senjata ini ke target mereka.

Persenjataan tersebut merupakan langkah defensif untuk mencegah dan menghalangi pertempuran lebih lanjut, karena "tidak ada pihak yang mampu memulai perang semacam itu atau berharap memperoleh apa pun darinya," kata Ali.

Mungkin tidak terlihat seperti ini bagi orang luar, tetapi senjata nuklir merupakan pengingat bagi pihak lain bahwa mereka tidak dapat bertindak terlalu jauh.

Baca Juga: Siapa Ali Khan Mahmudabad? Profesor India yang Ditangkap karena Kritik Operasi Sindoor

Namun, kerahasiaan seputar persenjataan mereka berarti tidak jelas apakah Pakistan atau India dapat bertahan dari serangan nuklir pertama dan membalas, sesuatu yang disebut "kemampuan serangan kedua."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Langit Brasil, Penyanyi AS dan YouTuber Tewas
Rekomendasi
Super Antusias, Audisi...
Super Antusias, Audisi Liga Bintang Juara Tangerang Diikuti Lebih 500 Siswa! Giliran Audisi Depok 23 & 24 Juni Ini
BEM SI Kerakyatan Jakarta...
BEM SI Kerakyatan Jakarta Datangi Gedung DPR, Desak Harga BBM Diturunkan
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 72: Ketegangan Memuncak! Sena Nekat Terjun ke Operasi Penyergapan di Tengah Demam Tinggi!
Berita Terkini
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved