Pakistan Klaim Sukses Membalas Dendam atas Kekalahan Perang 1971

Senin, 19 Mei 2025 - 17:05 WIB
loading...
A A A
Kemampuan ini menghentikan lawan dari upaya memenangkan perang nuklir melalui serangan pertama dengan mencegah agresi yang dapat menyebabkan eskalasi nuklir.

Tanpa kemampuan ini, secara teori, tidak ada yang dapat menghentikan satu pihak untuk meluncurkan hulu ledak ke pihak lain.

Perang perbatasan dan serangan militan di Kashmir yang dikuasai India telah mendorong New Delhi untuk mengambil posisi yang semakin keras terhadap Islamabad, menuduhnya melakukan "terorisme."

Dalam konflik terbaru, India menghukum Pakistan dengan menyerang apa yang dikatakannya sebagai situs yang digunakan oleh militan yang didukung Pakistan yang terkait dengan pembantaian bersenjata bulan lalu.

India adalah salah satu pembelanja pertahanan terbesar di dunia, dengan USD74,4 miliar pada tahun 2025, menurut laporan Keseimbangan Militer dari Institut Internasional untuk Studi Strategis. India juga merupakan salah satu importir senjata terbesar di dunia.

Pakistan tidak kalah, menghabiskan USD10 miliar tahun lalu, tetapi tidak akan pernah bisa menandingi kantong India yang dalam. India juga memiliki jumlah personel angkatan bersenjata aktif lebih dari dua kali lipat dibandingkan Pakistan.

Meskipun angkatan bersenjata India secara tradisional berfokus pada Pakistan, India memiliki tetangga nuklir lain yang harus dilawan, yaitu China, dan India semakin khawatir dengan Pakistan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Berita Terkini
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Infografis
Dokumen CIA Prediksi...
Dokumen CIA Prediksi Siapa Pemenang Perang India dan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved