7 Negara Eropa Klaim Tidak Akan Tinggal Diam dengan Operasi Militer Israel di Gaza
Sabtu, 17 Mei 2025 - 20:51 WIB
loading...
A
A
A
Hamas menuduh Israel melakukan "pembantaian mengerikan" dan melancarkan serangan tanpa henti di wilayah yang dikepung.
Tentara Israel telah melancarkan serangan brutal terhadap Gaza sejak 7 Oktober 2023, menewaskan lebih dari 53.000 warga Palestina, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak.
Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan November lalu untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Baca Juga: Libya Dapat Kompensasi Miliaran Dolar Jika Tampung 1 Juta Warga Palestina
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut.
Sementara itu, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyampaikan pidato di hadapan Liga Arab di Baghdad mengenai situasi kemanusiaan di Gaza. “Palestina berdarah di depan mata kita. Apa yang terjadi di Gaza dan Tepi Barat tidak bisa luput dari perhatian," katanya, dilansir Al Jazeera.
Tentara Israel telah melancarkan serangan brutal terhadap Gaza sejak 7 Oktober 2023, menewaskan lebih dari 53.000 warga Palestina, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak.
Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan November lalu untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Baca Juga: Libya Dapat Kompensasi Miliaran Dolar Jika Tampung 1 Juta Warga Palestina
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut.
Sementara itu, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyampaikan pidato di hadapan Liga Arab di Baghdad mengenai situasi kemanusiaan di Gaza. “Palestina berdarah di depan mata kita. Apa yang terjadi di Gaza dan Tepi Barat tidak bisa luput dari perhatian," katanya, dilansir Al Jazeera.
Lihat Juga :