Dari Rafah ke Ashdod, Ini Video Terbaru Perlawanan Palestina Hadapi Pasukan Israel

Kamis, 15 Mei 2025 - 14:33 WIB
loading...
Dari Rafah ke Ashdod,...
Sekelompok tentara terjebak dalam penyergapan di Rafah, Jalur Gaza. Foto/X
A A A
RAFAH - Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata Gerakan Perlawanan Palestina Hamas, menerbitkan rekaman baru pada hari Rabu (14/5/2025) yang memperlihatkan penyergapan kompleks yang menargetkan pasukan pendudukan Israel di Rafah, Gaza selatan.

Video tersebut memperlihatkan pasukan Israel terkena tembakan saat mereka bersiap menyerang rumah warga Palestina.

Video tersebut juga merekam momen saat alat peledak diledakkan terhadap unit infanteri Israel di satu jalan di Rafah.



Bentrokan ini merupakan bagian dari respons berkelanjutan Brigade Qassam terhadap serangan darat Israel ke Jalur Gaza.

Sejak 7 Oktober 2023, Tel Aviv, yang didukung Amerika Serikat (AS), telah melancarkan perang genosida di Gaza.

Serangan tersebut telah menewaskan dan melukai lebih dari 172.000 warga Palestina, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak. Lebih dari 11.000 orang masih hilang.

Menurut data resmi militer Israel, 856 tentara telah tewas sejak 7 Oktober, termasuk delapan tentara sejak operasi di Gaza dilanjutkan pada 18 Maret.

Militer juga melaporkan 5.847 tentara terluka, dengan 2.641 terluka dalam pertempuran darat di Gaza. Angka-angka ini termasuk korban yang diderita di Gaza, Lebanon selatan, dan Tepi Barat.

Namun, para kritikus menuduh militer Israel menyembunyikan skala sebenarnya dari kerugiannya.

Faksi-faksi perlawanan Palestina secara teratur mengumumkan serangan dan penyergapan yang, menurut mereka, telah menyebabkan banyak korban di pihak Israel, yang menunjukkan kesenjangan yang lebih lebar antara angka yang dilaporkan dan angka sebenarnya.

Israel memberlakukan sensor militer yang ketat pada medianya mengenai korban dan kerusakan akibat serangan Palestina, yang dilaporkan untuk menjaga moral publik.

Brigade Al-Quds


Sementara itu, pada hari Rabu, Brigade Al-Quds, sayap militer gerakan Jihad Islam, merilis rekaman para pejuangnya yang meluncurkan salvo roket ke kota-kota dan permukiman Israel, sehari setelah mengumumkan serangan tersebut.

Menurut kelompok tersebut, serangan itu menargetkan Ashdod, Ashkelon, Sderot, dan permukiman di sekitar wilayah Gaza.

Video tersebut memperlihatkan persiapan peluncuran, termasuk peluncuran rudal yang didedikasikan untuk "rakyat Yaman yang bebas dan pemberani" dan Nour al-Bitawi, komandan Batalyon Jenin, yang tewas Jumat lalu di Nablus, Tepi Barat yang diduduki.



Seorang komandan lapangan yang ditampilkan dalam video tersebut memuji rakyat Yaman, yang berkumpul dalam jumlah besar di Lapangan Al-Sabeen di Sana'a sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina dan mengutuk serangan Israel serta dukungan Amerika terhadapnya.

Penghormatan khusus juga diberikan kepada Abdul-Malik al-Houthi, pemimpin gerakan Ansarallah, dan juru bicara militernya Yahya Saree, bersama dengan "rakyat bebas di dunia."

Rekaman tersebut diakhiri dengan adegan roket yang diluncurkan ke langit malam, disertai dengan teriakan "Allahu Akbar" dari para pejuang.

Pada hari Selasa, Brigade Al-Quds telah mengumumkan serangan roket terhadap Ashdod, Ashkelon, Sderot, dan pemukiman sekitarnya, kemudian merilis video yang mendokumentasikan operasi tersebut.

Baca juga: Mengejutkan, Rudal Houthi Nyaris Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 dan F-16 AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Jet Tempur F/A-18 Hornet...
Jet Tempur F/A-18 Hornet AS Tabrak Gunung, Picu Kebakaran Hutan
Rekomendasi
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Berita Terkini
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Infografis
Profil Miss Indonesia...
Profil Miss Indonesia 2025 Audrey Bianca, dari Runway ke Mahkota
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved