5 Alasan China Mendukung Pakistan dalam Perang dengan India

Minggu, 11 Mei 2025 - 02:20 WIB
loading...
A A A
“Inilah saatnya bagi India dan Pakistan, dan semua pemangku kepentingan lainnya, untuk bekerja sama dengan sangat erat guna mengungkap akar permasalahan situasi, daripada membiarkan serangan ini menjadi pemicunya.”

Mungkin bagian yang paling mengkhawatirkan namun kurang dihargai dari pesan Gao muncul dalam pernyataannya tentang persenjataan air—ancaman nyata di wilayah yang bergantung pada cekungan Indus. India sebelumnya mengancam akan memotong atau mengurangi akses air Pakistan berdasarkan Perjanjian Perairan Indus.

Profesor Gao tidak berbasa-basi:

“Dalam konteks perang, penghentian bendungan atau aliran air yang menyebabkan kekeringan atau hilangnya nyawa di negara lain dapat dianggap sebagai kejahatan perang. Dalam konteks nonperang, tindakan tersebut dapat dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.”

Ini lebih dari sekadar peringatan. Ini adalah perisai hukum dan diplomatik, yang memperingatkan bahwa mekanisme diplomatik dan mungkin hukum Tiongkok akan digunakan untuk melindungi Pakistan dari sabotase strategis tersebut.

5. India Harus Merevisi Kalkulasinya

Melansir The Islamabad Post, India sekarang harus merevisi kalkulasi strategisnya. Sudah terlalu lama, para perencana India berasumsi bahwa serangan terbatas atau perang hibrida terhadap Pakistan dapat dilakukan tanpa memicu eskalasi pihak ketiga. Namun, posisi Tiongkok telah mengubahnya secara permanen. Ilusi manuver sepihak telah hancur. India kini menghadapi kenyataan adanya tekanan balik dari dua sisi, baik secara militer, diplomatik, dan mungkin ekonomi.

Kesiapan China untuk menyamakan retorika dengan sumber daya sudah jelas. Pakistan, yang diperkuat oleh dukungan Tiongkok, tidak lagi terisolasi secara strategis. India harus bertanya pada dirinya sendiri: apakah ia siap menghadapi konfrontasi tidak hanya dengan Pakistan, tetapi juga dengan Pakistan dan Tiongkok yang bertindak bersama-sama?

Meskipun situasinya gawat, pernyataan Profesor Gao juga merupakan undangan—untuk meredakan ketegangan:

“Ini adalah waktu yang tepat untuk menyerukan kepada India dan Pakistan agar menahan diri secara maksimal dan mencari solusi damai.”

Seruan itu tidak boleh diabaikan. Dengan 1,6 miliar orang yang tinggal di wilayah konflik antara Himalaya dan Laut Arab, biaya eskalasi lebih lanjut bukanlah sesuatu yang abstrak—tetapi eksistensial.

Untuk saat ini, pesan dari Beijing tidak salah lagi: Tiongkok akan berjuang bahu-membahu dengan Pakistan jika India berani mengubah Asia Selatan menjadi medan pertempuran.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Iran Serang Israel Lagi,...
Iran Serang Israel Lagi, Ledakan Guncang Yerusalem
Rekomendasi
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved