Profil Benazir Bhutto, PM Wanita Pertama Pakistan yang Tewas Dibom dan Diterjang Peluru
Jum'at, 09 Mei 2025 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Sejak muda, dia ditakdirkan tidak hanya menjadi pewaris politik ayahnya, tapi juga mewarisi musuh-musuhnya.
Pada 1988, di usia 35 tahun, Benazir memecahkan tabu: dia menjadi perdana menteri wanita pertama di negara mayoritas Muslim.
Di tengah tekanan dari elite militer dan kelompok Islamis, dia membawa angin segar—mendorong kesehatan ibu dan anak, kebebasan pers, dan kebijakan ekonomi moderat.
Namun, masa pemerintahannya tidak lepas dari tuduhan korupsi, dan dua kali dia dilengserkan sebelum menyelesaikan masa jabatan (1988–1990 dan 1993–1996), diduga akibat konspirasi yang melibatkan militer dan pengadilan.
Setelah hampir satu dekade hidup di pengasingan di Dubai dan London, Benazir pulang ke Pakistan pada 2007 dengan restu Amerika Serikat dalam upaya mendamaikan kubu sipil dan militer.
Ribuan orang menyambutnya, tapi ledakan bom bunuh diri di Karachi menewaskan lebih dari 130 orang—sebuah pertanda kelam.
PM Wanita Pertama Dunia Islam
Pada 1988, di usia 35 tahun, Benazir memecahkan tabu: dia menjadi perdana menteri wanita pertama di negara mayoritas Muslim.
Di tengah tekanan dari elite militer dan kelompok Islamis, dia membawa angin segar—mendorong kesehatan ibu dan anak, kebebasan pers, dan kebijakan ekonomi moderat.
Namun, masa pemerintahannya tidak lepas dari tuduhan korupsi, dan dua kali dia dilengserkan sebelum menyelesaikan masa jabatan (1988–1990 dan 1993–1996), diduga akibat konspirasi yang melibatkan militer dan pengadilan.
Pulang dari Pengasingan Menjemput Maut
Setelah hampir satu dekade hidup di pengasingan di Dubai dan London, Benazir pulang ke Pakistan pada 2007 dengan restu Amerika Serikat dalam upaya mendamaikan kubu sipil dan militer.
Ribuan orang menyambutnya, tapi ledakan bom bunuh diri di Karachi menewaskan lebih dari 130 orang—sebuah pertanda kelam.
Lihat Juga :