Perang Nuklir India-Pakistan Dapat Binasakan 125 Juta Orang dan Picu Kelaparan Global
Kamis, 08 Mei 2025 - 12:22 WIB
loading...
A
A
A
Kurangnya sinar matahari dan berkurangnya jumlah curah hujan juga akan berdampak lebih luas pada pertanian, yang berpotensi menyebabkan kelaparan massal yang akan berdampak pada miliaran orang.
Jatuhnya nuklir juga akan menyebarkan keracunan radioaktif ke area yang luas. Jumlah asap di atmosfer Bumi berarti perlu waktu hingga satu dekade agar keadaan kembali normal, imbuh para ilmuwan.
Alan Robock, seorang profesor terhormat di Departemen Ilmu Lingkungan di Universitas Rutgers yang ikut menulis penelitian tersebut, mengatakan pada saat itu: “Sembilan negara memiliki senjata nuklir, tetapi Pakistan dan India adalah yang dengan cepat meningkatkan persenjataan mereka."
“Karena perseteruan yang terus berlanjut antara kedua negara bersenjata nuklir ini, khususnya atas Kashmir, penting untuk memahami konsekuensi dari perang nuklir," paparnya.
“Perang seperti itu tidak hanya akan mengancam lokasi-lokasi yang mungkin menjadi sasaran bom, tetapi juga seluruh dunia," imbuh dia, yang dikutip The Mirror, Kamis (8/5/2025).
Jatuhnya nuklir juga akan menyebarkan keracunan radioaktif ke area yang luas. Jumlah asap di atmosfer Bumi berarti perlu waktu hingga satu dekade agar keadaan kembali normal, imbuh para ilmuwan.
Alan Robock, seorang profesor terhormat di Departemen Ilmu Lingkungan di Universitas Rutgers yang ikut menulis penelitian tersebut, mengatakan pada saat itu: “Sembilan negara memiliki senjata nuklir, tetapi Pakistan dan India adalah yang dengan cepat meningkatkan persenjataan mereka."
“Karena perseteruan yang terus berlanjut antara kedua negara bersenjata nuklir ini, khususnya atas Kashmir, penting untuk memahami konsekuensi dari perang nuklir," paparnya.
“Perang seperti itu tidak hanya akan mengancam lokasi-lokasi yang mungkin menjadi sasaran bom, tetapi juga seluruh dunia," imbuh dia, yang dikutip The Mirror, Kamis (8/5/2025).
(mas)
Lihat Juga :