Perang Nuklir India-Pakistan Dapat Binasakan 125 Juta Orang dan Picu Kelaparan Global

Kamis, 08 Mei 2025 - 12:22 WIB
loading...
A A A
Menurut Islamabad, serangan India itu menewaskan 31 orang.

Pakistan menggambarkan serangan tersebut sebagai "tindakan perang", dan mengeklaim telah menembak jatuh lima jet tempur India sebagai balasan.

Ketegangan itu awalnya dipicu oleh serangan teror kelompok bersenjata yang menewaskan 26 turis Hindu di wilayah Kashmir yang dikuasai India pada 22 April lalu, Menurut India, pelaku serangan teror tersebut berbasis di Pakistan.

Pakistan dan India diperkirakan memiliki kurang dari 400 senjata nuklir di antara mereka—dan para ilmuwan mengatakan dampak dari penggunaannya akan jauh melampaui Asia Selatan.

Pada tahun 2019, para peneliti dari Departemen Ilmu Lingkungan di Universitas Rutgers Amerika Serikat menganalisis dampak mengerikan jika kedua negara itu terlibat perang nuklir.

Menurut mereka, sekitar 125 juta orang akan binasa dalam ledakan nuklir awal. Kemudian kebakaran besar dari ledakan tersebut dapat melepaskan sekitar 16 juta hingga 36 juta ton jelaga ke atmosfer bagian atas, yang akan menyebar ke seluruh dunia hanya dalam beberapa minggu.

Jelaga tebal tersebut akan mengurangi jumlah sinar matahari yang mencapai permukaan Bumi sekitar 20% hingga 35%, menyebabkan Bumi mendingin hingga dua hingga lima derajat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved