Sirene Meraung-raung di Seluruh India setelah Pakistan Ancam Balas Dendam
Kamis, 08 Mei 2025 - 07:53 WIB
loading...
A
A
A
Ketika ketegangan meningkat pada hari Rabu, India mengadakan latihan keamanan untuk mempersiapkan pasukan keamanan, responden pertama dan warga sipil untuk kemungkinan serangan balik Pakistan.
India juga mengadakan simulasi pada hari Rabu untuk pemadaman potensial, dan latihan untuk evakuasi massa di seluruh negeri.
Beberapa negara bagian India merencanakan latihan pertahanan sipil untuk hari Rabu, yang menurut Kementerian Dalam Negeri India, untuk melatih warga sipil dan personel keamanan untuk merespons jika ada serangan musuh. Latihan seperti itu jarang terjadi di masa non-krisis di India.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengutuk serangan udara India dan mengatakan sebelumnya bahwa negaranya akan membalas.
"Pakistan memiliki hak untuk memberikan respons yang kuat terhadap tindakan perang yang dipaksakan oleh India ini, dan respons yang kuat memang diberikan," kata Sharif.
Dia mengatakan dalam pidato televisi: "India melakukan tindakan agresi dan membuat kesalahan yang sekarang harus membayar harganya."
"Kami akan membawa perang ini ke kesimpulan logisnya," katanya, seperti dikutip CBS News, Kamis (8/5/2025).
Komite Keamanan Nasional negara itu bertemu Rabu pagi, dan Pakistan memanggil perwakilan India untuk mengajukan protes.
Dalam peringatan keamanan yang diposting online pada hari Rabu, misi diplomatik Amerika Serikat di Pakistan mengatakan pihaknya mengetahui laporan tentang serangan India di negara itu, dengan mengatakan sedang memantau perkembangan dengan cermat.
India juga mengadakan simulasi pada hari Rabu untuk pemadaman potensial, dan latihan untuk evakuasi massa di seluruh negeri.
Beberapa negara bagian India merencanakan latihan pertahanan sipil untuk hari Rabu, yang menurut Kementerian Dalam Negeri India, untuk melatih warga sipil dan personel keamanan untuk merespons jika ada serangan musuh. Latihan seperti itu jarang terjadi di masa non-krisis di India.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengutuk serangan udara India dan mengatakan sebelumnya bahwa negaranya akan membalas.
"Pakistan memiliki hak untuk memberikan respons yang kuat terhadap tindakan perang yang dipaksakan oleh India ini, dan respons yang kuat memang diberikan," kata Sharif.
Dia mengatakan dalam pidato televisi: "India melakukan tindakan agresi dan membuat kesalahan yang sekarang harus membayar harganya."
"Kami akan membawa perang ini ke kesimpulan logisnya," katanya, seperti dikutip CBS News, Kamis (8/5/2025).
Komite Keamanan Nasional negara itu bertemu Rabu pagi, dan Pakistan memanggil perwakilan India untuk mengajukan protes.
Dalam peringatan keamanan yang diposting online pada hari Rabu, misi diplomatik Amerika Serikat di Pakistan mengatakan pihaknya mengetahui laporan tentang serangan India di negara itu, dengan mengatakan sedang memantau perkembangan dengan cermat.
Lihat Juga :