Profil Muhammad Asif, Menteri Pertahanan Pakistan yang Berani Balas Serangan India

Rabu, 07 Mei 2025 - 10:43 WIB
loading...
Profil Muhammad Asif,...
Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Muhammad Asif. Foto/anadolu
A A A
ISLAMABAD - Khawaja Muhammad Asif adalah salah satu tokoh politik paling berpengaruh di Pakistan. Dia dikenal karena karier panjangnya dalam berbagai posisi penting pemerintahan.

Sebagai anggota senior Pakistan Muslim League (Nawaz) (PML-N), Asif telah memainkan peran kunci dalam kebijakan pertahanan, energi, dan luar negeri negara tersebut.

Berikut ini perjalanan hidup dan karier politik Khawaja Asif, menyoroti kontribusinya terhadap politik dan pemerintahan Pakistan.

Profil Menhan Pakistan


Lahir pada 9 Agustus 1949 di Sialkot, Punjab, Khawaja Asif berasal dari keluarga berpengaruh; ayahnya, Khawaja Muhammad Safdar, adalah seorang politisi terkemuka.

Asif menyelesaikan pendidikan awalnya di Cadet College Hasan Abdal, kemudian meraih gelar sarjana dari Government College University Lahore dan gelar LLB dari University Law College, Lahore.

Ia juga memperoleh gelar master dalam bidang ekonomi dari London School of Economics pada tahun 1975.

Pada tahun 2017, ia dianugerahi gelar doktor kehormatan dalam Hubungan Internasional oleh Geneva School of Diplomacy and International Relations.

Karier Profesional Awal


Sebelum terjun ke dunia politik, Asif memiliki karier yang sukses di sektor perbankan. Dari tahun 1971 hingga 1991, ia bekerja di berbagai bank di Uni Emirat Arab, mengembangkan keahlian dalam bidang keuangan dan manajemen.

Pengalaman ini memberikan dasar yang kuat bagi perannya di pemerintahan, terutama dalam mengelola portofolio ekonomi dan energi.

Awal Karier Politik


Khawaja Asif memulai karier politiknya pada tahun 1991 setelah kembali ke Pakistan menyusul wafatnya ayahnya. Ia terpilih sebagai anggota Senat Pakistan dari PML-N.

Pada tahun 1993, ia memenangkan kursi di Majelis Nasional dari konstituensi NA-110 (Sialkot), menandai awal dari serangkaian kemenangan elektoral yang konsisten.

Sejak itu, Asif telah terpilih kembali ke Majelis Nasional dalam beberapa pemilihan umum, termasuk tahun 1997, 2002, 2008, 2013, 2018, dan 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved