Erdogan Minta Uni Eropa Tak Memihak dalam Konflik Turki-Yunani
Senin, 07 September 2020 - 10:27 WIB
loading...
A
A
A
"Presiden Erdogan meminta lembaga-lembaga Uni Eropa dan negara-negara anggota untuk berperilaku bertanggung jawab dan tetap adil, tidak memihak dan objektif pada semua masalah regional, terutama Mediterania Timur," lanjut pernyataan Erdogan. (Baca: Turki Peringatkan Perang dengan Yunani Hanya Masalah Waktu )
Sebelumnya, Michel mengatakan pada hari Jumat bahwa para pemimpin Uni Eropa akan memutuskan pendekatan "carrot and stick" ke Turki ketika mereka bertemu pada 24-25 September 2020. Uni Eropa mengusulkan konferensi untuk meredakan ketegangan di Mediterania Timur.
Bulan lalu Turki mengirim kapal survei seismik untuk eksplorasi hidrokarbon di perairan yang disengketakan di wilayah tersebut setelah Yunani dan Mesir membuat kesepakatan maritim.
Pada Kamis lalu, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan Yunani dan Turki telah sepakat untuk memulai pembicaraan teknis untuk menghindari bentrokan yang tidak disengaja di wilayah tersebut. (Baca: Erdogan: Turki Siap Hadapi Berbagai Skenario di Mediterania Timur )
Keesokan harinya, Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis mengatakan Yunani akan memulai pembicaraan dengan Turki untuk menyelesaikan perselisihan di Mediterania Timur setelah “provokasi” Turki berhenti.
Sebelumnya, Michel mengatakan pada hari Jumat bahwa para pemimpin Uni Eropa akan memutuskan pendekatan "carrot and stick" ke Turki ketika mereka bertemu pada 24-25 September 2020. Uni Eropa mengusulkan konferensi untuk meredakan ketegangan di Mediterania Timur.
Bulan lalu Turki mengirim kapal survei seismik untuk eksplorasi hidrokarbon di perairan yang disengketakan di wilayah tersebut setelah Yunani dan Mesir membuat kesepakatan maritim.
Pada Kamis lalu, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan Yunani dan Turki telah sepakat untuk memulai pembicaraan teknis untuk menghindari bentrokan yang tidak disengaja di wilayah tersebut. (Baca: Erdogan: Turki Siap Hadapi Berbagai Skenario di Mediterania Timur )
Keesokan harinya, Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis mengatakan Yunani akan memulai pembicaraan dengan Turki untuk menyelesaikan perselisihan di Mediterania Timur setelah “provokasi” Turki berhenti.
(min)
Lihat Juga :