4 Tanda Rusia Diduga Sedang Mempersiapkan Perang Melawan NATO

Senin, 05 Mei 2025 - 14:30 WIB
loading...
A A A
"Banyak unit yang biasanya ditempatkan di utara menjadi tidak efektif dalam pertempuran saat bertempur di Ukraina, jadi aktivitas Rusia ini menyeimbangkan kembali dan merekapitalisasi pasukan yang hilang. Oleh karena itu, ini menunjukkan bahwa Rusia sudah mulai melihat 'di luar Ukraina'," paparnya.

2. Peringatan Intelijen Jerman, Lithuania, dan Denmark


Komunitas intelijen Jerman telah membunyikan peringatan bahwa ambisi Rusia melampaui Ukraina. Sebuah laporan oleh Badan Intelijen Federal Jerman (BND) pada bulan Maret memperingatkan bahwa Putin sedang mempersiapkan konflik dengan NATO.

Menurut penilaian BND, Rusia dapat sepenuhnya siap untuk "perang konvensional berskala besar" pada tahun 2030.

"Rusia melihat dirinya dalam konflik sistemik dengan Barat dan siap untuk melaksanakan tujuan imperialisnya melalui kekuatan militer, bahkan di luar Ukraina," bunyi laporan BND.

Sementara itu, dinas intelijen Lithuania, VSD, menilai bahwa meskipun Moskow mungkin belum siap untuk melancarkan serangan skala penuh terhadap NATO, ia mungkin mencoba untuk "menguji NATO" dengan operasi militer terbatas terhadap satu atau lebih negara anggota untuk mengukur seberapa serius blok tersebut akan menegakkan kewajiban pertahanan kolektifnya.

Serangan Rusia terhadap anggota NATO mana pun akan memicu Pasal 5 piagam aliansi, yang menyatakan bahwa serangan terhadap satu negara anggota akan ditanggapi dengan respons kolektif.

Dinas Intelijen Pertahanan Denmark (DDIS) juga memperingatkan pada bulan Februari bahwa Rusia bakal siap untuk melancarkan "perang skala besar" di Eropa dalam lima tahun ke depan.

"Meskipun saat ini tidak ada ancaman serangan militer reguler terhadap Kerajaan [Denmark], kemungkinan ancaman militer dari Rusia akan meningkat selama beberapa tahun mendatang," katanya.

3. Peningkatan Belanja Militer


Belanja militer Rusia meningkat dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan pengeluaran yang diperkirakan mencapai sekitar 120 miliar euro pada tahun 2025—lebih dari 6 persen dari PDB negara tersebut.

Angka tersebut dibandingkan dengan 3,6 persen sebelum perang.

Jumlah tentara Rusia juga akan ditingkatkan menjadi 1,5 juta personel, sementara volume persenjataan dan peralatan Pasukan yang ditempatkan di sepanjang perbatasan NATO diperkirakan akan tumbuh sebesar 30–50 persen, menurut laporan BILD edisi Rusia.

Menurut laporan "Military Balance" oleh International Institute for Strategic Studies yang dirilis Februari, pengeluaran militer Rusia telah melampaui Eropa.

4. Aktivitas Mata-mata dan Sabotase


Barat telah membunyikan alarm atas meningkatnya aktivitas militer Rusia di dekat kabel komunikasi bawah laut utama.

Ada kekhawatiran yang berkembang di antara anggota NATO bahwa Putin dapat menargetkan kabel bawah laut dan infrastruktur penting yang vital bagi sistem komunikasi global.

Dalam satu contoh, sebuah kapal kargo Rusia berkeliaran di atas kabel komunikasi bawah laut di Pasifik selama berminggu-minggu, menimbulkan kekhawatiran atas potensi sabotase Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Pesan Menyentuh di Ruang...
Pesan Menyentuh di Ruang Ganti Timnas Iran: Bermain Jujur adalah Jiwa Sepak Bola
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Berita Terkini
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved