4 Tanda Rusia Diduga Sedang Mempersiapkan Perang Melawan NATO

Senin, 05 Mei 2025 - 14:30 WIB
loading...
A A A
Memutus jalur bawah laut utama dapat melumpuhkan komunikasi dan mengganggu ekonomi global—sebuah langkah yang akan menguntungkan kepentingan Rusia dalam perang masa depan dengan NATO.

Bulan ini, Duta Besar Rusia untuk Inggris, Andrei Kelin, juga menolak untuk membantah laporan media bahwa Rusia melacak kapal selam nuklir negara itu di laut sekitar Inggris.

Rusia melancarkan kampanye sabotase dan subversi yang meningkat dan penuh kekerasan terhadap target-target Eropa dan Amerika Serikat di Eropa, kata Center for Strategic and International Studies (CSIS) dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada bulan Maret.

Laporan tersebut mencatat bahwa jumlah serangan Rusia di Eropa hampir tiga kali lipat antara tahun 2023 dan 2024, setelah meningkat empat kali lipat antara tahun 2022 dan 2023.

"Data menunjukkan bahwa Rusia menimbulkan ancaman serius bagi Amerika Serikat dan Eropa dan bahwa pemerintah Rusia, termasuk Presiden Vladimir Putin, tidak dapat dipercaya," bunyi laporan tersebut.

Bagaimana NATO Menanggapinya?


Ketika negara-negara anggota NATO menyatakan kekhawatiran yang meningkat tentang keamanan kolektif Eropa, Presiden AS Donald Trump telah meminta negara-negara Eropa untuk secara substansial meningkatkan pengeluaran pertahanan mereka.

Komisi Eropa mengusulkan pada bulan Maret untuk membebaskan sekitar 800 miliar euro (USD867 miliar) dalam pendanaan untuk digunakan untuk pengeluaran pertahanan tambahan.

Sementara itu, negara anggota NATO Lithuania telah membentengi sebuah jembatan di dekat perbatasannya dengan Rusia dengan piramida beton anti-tank, yang dikenal sebagai "gigi naga".

Struktur tersebut pertama kali digunakan selama Perang Dunia II dan menghambat kemajuan tank dan infanteri mekanis.

Hal ini menyusul pengumuman serupa dari negara tetangga Latvia.

"Negara-negara Baltik bertekad untuk memastikan apa yang terjadi pada Ukraina tidak akan terjadi pada mereka," kata Roger Hilton, peneliti pertahanan di lembaga think tank GLOBSEC yang berbasis di Slovakia, kepada Newsweek.

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte memperingatkan Putin pada bulan Maret tentang respons yang "menghancurkan" jika Moskow menyerang salah satu anggota aliansi tersebut.

"Jika ada yang salah perhitungan dan berpikir mereka dapat lolos dengan menyerang Polandia atau sekutu lainnya, mereka akan berhadapan dengan kekuatan penuh dari aliansi yang ganas ini. Reaksi kami akan sangat menghancurkan. Ini harus jelas bagi Vladimir Vladimirovich Putin dan siapa pun yang ingin menyerang kami," kata Rutte.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Berita Terkini
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Infografis
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan, Siapa Paling Boncos?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved