Pakar AS Sebut Distribusikan Vaksin Terburu-buru Dapat Sebabkan Bencana

Senin, 07 September 2020 - 04:00 WIB
loading...
A A A
"Salah satu potensi bahaya jika Anda melepaskan vaksin secara prematur adalah akan mempersulit, bahkan tidak mungkin, vaksin lain untuk mendaftarkan orang dalam percobaan mereka," sambungnya.

Uji klinis skala besar dari kandidat vaksin terkemuka dari Moderna Inc, Pfizer Inc dan AstraZeneca Plc, yang bertujuan untuk mendaftarkan puluhan ribu relawan, diluncurkan dalam beberapa minggu terakhir. Johnson & Johnson pada akhir Agustus mengatakan, pihaknya berharap untuk memasukkan 60 ribu subjek dalam uji coba vaksin Fase III.

Trump memicu kekhawatiran mempolitisasi proses persetujuan peraturan dengan pengumuman tentang otorisasi penggunaan darurat untuk plasma dari pasien Covid-19 yang pulih untuk merawat pasien saat ini sebelum manfaatnya dinilai dalam uji klinis acak terkontrol.

Vaksin yang aman dan efektif dipandang penting untuk mengakhiri pandemi yang telah merenggut nyawa lebih dari 800.000 orang di seluruh dunia, lebih dari 177.000 di antaranya di Amerika Serikat.

Tetapi, para ahli vaksin khawatir bahwa Gedung Putih mungkin memberikan tekanan pada FDA untuk mengeluarkan vaksin melalui EUA, sebelum sepenuhnya diuji, jalur yang belum pernah digunakan untuk menyetujui vaksin yang dimaksudkan untuk digunakan secara luas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Elon Musk Sebut Zelensky...
Elon Musk Sebut Zelensky Juara Perampokan Uang AS Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved