65.000 Anak Gaza Dirawat di Rumah Sakit karena Gizi Buruk, 1,1 Juta Warga Kelaparan Tiap Hari

Rabu, 30 April 2025 - 11:23 WIB
loading...
65.000 Anak Gaza Dirawat...
Anak di Gaza mengalami gizi buruk akibat blokade Israel. Foto/aljazeera
A A A
GAZA - Kantor Media Pemerintah Gaza menuduh Israel memperburuk penderitaan anak-anak Palestina melalui genosida dan blokade yang sedang berlangsung, menggunakan kelaparan sebagai senjata perang “sistematis” di daerah kantong tersebut.

“Israel menggunakan kelaparan dan kehausan sebagai senjata perang sistematis terhadap warga sipil, yang merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum humaniter internasional,” ungkap pernyataan kantor tersebut yang dikutip kantor berita Anadolu.

Pernyataan tersebut menambahkan, “Penutupan terus-menerus penyeberangan perbatasan telah menyebabkan penurunan kondisi kesehatan yang sangat parah, terutama di kalangan anak-anak dan bayi.”

1,1 Juta Orang Kelaparan Setiap Hari


Situasi tersebut telah menyebabkan malnutrisi akut yang meluas yang memengaruhi lebih dari 65.000 anak yang dirawat di rumah sakit dari 1,1 juta orang yang menghadapi kelaparan setiap hari, menurut laporan tersebut.

Kantor tersebut menyalahkan Israel atas bencana kemanusiaan yang semakin parah dan karena "membahayakan kehidupan ratusan ribu anak-anak, wanita, dan orang tua karena kurangnya makanan, obat-obatan, dan air bersih."

Pernyataan tersebut menyerukan, “Pembukaan kembali semua penyeberangan perbatasan ke Gaza dengan segera dan tanpa syarat untuk memungkinkan masuknya bantuan kemanusiaan, suplemen gizi, dan pasokan medis, khususnya untuk anak-anak dan pasien yang sakit kritis, untuk menyelamatkan nyawa dan menghentikan keruntuhan kemanusiaan yang dahsyat."

Pada tanggal 2 Maret, Israel mengumumkan penutupan penyeberangan perbatasan Gaza untuk semua bantuan kemanusiaan, termasuk air, makanan, dan pasokan medis.

Tanah Keputusasaan


Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) pada hari Selasa (29/4/2025) mengatakan Gaza "menghadapi pengepungan total selama hampir dua bulan, jauh lebih lama daripada saat perang dimulai."

“Pengepungan ini, hanya untuk memberi konteks, berlangsung empat kali lebih lama dari pengepungan yang dilakukan pada awal perang. Anda mungkin ingat ada periode pengepungan selama dua minggu ketika perang dimulai satu setengah tahun yang lalu. Sekarang kita berbicara tentang pengepungan yang ketat selama hampir dua bulan,” papar Juliette Touma, Direktur Komunikasi UNRWA, dalam jumpa pers PBB.

“Bayangkan jika Anda tidak punya apa pun untuk memberi makan anak-anak Anda. Anak-anak di Gaza akan tidur dalam keadaan kelaparan,” tegas dia.

Paket Makanan Terakhir sudah Didistribusikan


Touma mengatakan orang sakit tidak bisa mendapatkan perawatan medis karena kekurangan pasokan di rumah sakit dan klinik.

“Kelaparan dan keputusasaan menyebar karena sistem makanan dan bantuan dijadikan senjata. Gaza telah menjadi tanah keputusasaan,” ungkap dia.

Pejabat UNRWA menekankan badan PBB tersebut telah kehabisan tepung.

“Kami baru saja membagikan paket makanan terakhir kami,” ujar dia.

Jumlah Korban Tewas yang Mengejutkan


Sejak Israel mengingkari gencatan senjata pada 18 Maret, Israel telah menewaskan dan melukai ribuan warga Palestina di seluruh Jalur Gaza melalui pemboman udara berdarah dan berkelanjutan.

Pada 7 Oktober 2023, setelah operasi Perlawanan Palestina di Israel selatan, militer Israel melancarkan perang genosida terhadap warga Palestina, menewaskan lebih dari 52.000 orang, melukai lebih dari 116.000 orang, dan lebih dari 14.000 orang masih hilang.

Meskipun banyak negara di seluruh dunia mengutuk genosida Israel, sedikit yang telah dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban Israel.

Israel saat ini sedang diselidiki atas kejahatan genosida oleh Mahkamah Internasional, sementara para penjahat perang yang dituduh, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, sekarang secara resmi dicari Mahkamah Kriminal Internasional.

Genosida Israel sebagian besar dipertahankan, didukung, dan dibiayai Washington dan beberapa kekuatan Barat lainnya.

Baca juga: Amnesty Tegaskan Israel Lakukan Genosida yang Disiarkan Langsung di Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Janggal, Jubir Angkatan...
Janggal, Jubir Angkatan Laut Garda Revolusi Iran Tewas akibat Kecelakaan
Rekomendasi
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Makin Brutal, Israel...
Makin Brutal, Israel Bakar Rumah-rumah Warga di Tepi Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved