Mahathir Mohamad: Bangsa Melayu Kehilangan Singapura, Jatuh ke Tangan Orang China

Selasa, 29 April 2025 - 17:41 WIB
loading...
A A A
Merenungkan kemungkinan konsekuensinya, Mahathir mengatakan bahwa tanah Melayu pada akhirnya akan menjadi milik orang lain, dan orang Melayu pada akhirnya akan tinggal di hutan.

Menurut laporan WorldofBuzz, pada Februari lalu, politisi veteran Malaysia ini juga menjelaskan secara rinci tentang negara-negara bagian Thailand yang dulunya merupakan bagian dari Semenanjung Malaya dan sekarang menjadi provinsi Thailand.

Dia saat itu mengatakan bahwa Inggris mendatangkan orang China, yang akhirnya membangun Singapura. Dalam sebuah wawancara dengan penyanyi Malaysia Faizal Tahir, Mahathir mengatakan bahwa Bapak Kemerdekaan Malaysia, Tunku Abdul Rahman, yang juga merupakan Perdana Menteri pertama Malaysia, memutuskan untuk memisahkan Singapura dari Malaysia karena “masalah dan perbedaan tertentu".

Dalam wawancara tersebut, dia juga mengatakan bahwa tanah Melayu di Malaysia akan semakin sedikit jika orang Melayu terus menjualnya. Ketika ditanya tentang alasan orang Melayu menjual tanah mereka, Mahathir berkata, “Banyak dari kami orang Melayu yang miskin. Lalu datanglah orang-orang yang menawarkan harga bagus, dan kami butuh uang untuk pernikahan anak-anak kami, atau untuk menunaikan ibadah haji, dan sebagainya.”

“Setiap tahun, ribuan hektare tanah Melayu dijual kepada orang lain. Setengah dari semenanjung bahkan bukan milik orang Melayu sekarang," paparnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Cita-cita Prabowo 14...
Cita-cita Prabowo 14 Tahun Lalu: Ingin Rakyat Indonesia Punya Taraf Hidup Tak Kalah dari Singapura
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Trump Tuduh China Intervensi...
Trump Tuduh China Intervensi Pilpres AS 2020 sehingga Kalah dari Joe Biden
Rekomendasi
Meisya Amira Belajar...
Meisya Amira Belajar Bahasa Isyarat demi Peran Tunarungu di Film Juminten Edan
BNPB Bangun 238 Huntap...
BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Kumpulan Ayat-ayat Al...
Kumpulan Ayat-ayat Al Quran tentang Pernikahan yang Penting Diketahui
Berita Terkini
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved