Tentara India dan Pakistan Saling Tembak di Kashmir untuk Malam Kelima Berturut-turut
Selasa, 29 April 2025 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
Pemberontak di wilayah yang dikuasai India telah melancarkan pemberontakan sejak tahun 1989, yang menginginkan kemerdekaan atau penggabungan dengan Pakistan.
Sementara itu, polisi India telah mengeluarkan poster pencarian untuk tiga orang—dua orang Pakistan dan seorang India—yang mereka katakan adalah anggota kelompok Lashkar-e-Taiba yang bermarkas di Pakistan, sebuah kelompok yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh PBB.
Mereka telah mengumumkan hadiah dua juta rupee untuk informasi yang mengarah pada penangkapan masing-masing orang, dan melakukan penahanan besar-besaran untuk mencari mereka yang diduga terkait dengan para pembunuh.
PBB telah mendesak kedua musuh bebuyutan itu untuk menunjukkan "pengekangan diri yang maksimal", sementara China, yang berbatasan dengan India dan Pakistan, mendesak kedua pihak pada hari Senin untuk "menahan diri".
Iran telah menawarkan diri untuk menjadi penengah, dan Arab Saudi mengatakan Riyadh berusaha untuk "mencegah eskalasi".
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Jumat meremehkan ketegangan dengan mengatakan bahwa perselisihan itu akan "diselesaikan, dengan satu atau lain cara".
Sementara itu, polisi India telah mengeluarkan poster pencarian untuk tiga orang—dua orang Pakistan dan seorang India—yang mereka katakan adalah anggota kelompok Lashkar-e-Taiba yang bermarkas di Pakistan, sebuah kelompok yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh PBB.
Mereka telah mengumumkan hadiah dua juta rupee untuk informasi yang mengarah pada penangkapan masing-masing orang, dan melakukan penahanan besar-besaran untuk mencari mereka yang diduga terkait dengan para pembunuh.
PBB telah mendesak kedua musuh bebuyutan itu untuk menunjukkan "pengekangan diri yang maksimal", sementara China, yang berbatasan dengan India dan Pakistan, mendesak kedua pihak pada hari Senin untuk "menahan diri".
Iran telah menawarkan diri untuk menjadi penengah, dan Arab Saudi mengatakan Riyadh berusaha untuk "mencegah eskalasi".
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Jumat meremehkan ketegangan dengan mengatakan bahwa perselisihan itu akan "diselesaikan, dengan satu atau lain cara".
(mas)
Lihat Juga :