Tentara India dan Pakistan Saling Tembak di Kashmir untuk Malam Kelima Berturut-turut

Selasa, 29 April 2025 - 10:57 WIB
loading...
A A A
Islamabad telah menolak tuduhan itu, dan tentara kedua negara sejak itu saling tembak di Kashmir, saling sindir diplomatik, mengusir warga negara satu sama lain, dan memerintahkan perbatasan ditutup.

India mengatakan bahwa pada Senin, "Tentara Pakistan menggunakan senjata ringan tanpa alasan yang jelas melintasi Garis Kontrol".

Baku tembak itu terjadi di daerah yang berseberangan dengan distrik Kupwara dan Baramulla, serta di sektor Akhnoor.

Militer India, seperti dikutip AFP, mengatakan pasukannya telah menanggapi provokasi itu dengan cara yang terukur dan efektif. Tidak ada laporan korban jiwa.

New Delhi mengatakan Selasa adalah batas waktu bagi warga negara Pakistan untuk meninggalkan India.

Para analis mengatakan mereka khawatir pernyataan-pernyataan yang bersifat suka berperang akan meningkat menjadi kemungkinan aksi militer.

Kashmir yang mayoritas penduduknya Muslim telah terbagi antara India dan Pakistan sejak mereka merdeka dari kekuasaan Inggris pada tahun 1947. Kedua negara saling mengeklaim wilayah itu sepenuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Data Direvisi, Jumlah...
Data Direvisi, Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran Tembus 600 Orang
Pesawat Boeing 737 Max...
Pesawat Boeing 737 Max Bermasalah, Kursi Penumpang Perlu Dicek dan Dipasang Ulang
Rekomendasi
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
Anak Ari Lasso Lulus...
Anak Ari Lasso Lulus S1 dari LSE London: Papa Bangga Banget Be
Berita Terkini
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved