3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia, Salah Satunya Pertarungan Geopolitik

Senin, 28 April 2025 - 12:15 WIB
loading...
A A A
Pada 2014, Ukraina mengadopsi reformasi demokratis dan pro-Barat yang lebih mendalam, dengan mendekatkan diri ke Uni Eropa dan NATO.

Ketika Rusia mengintervensi Ukraina, negara-negara Barat melihat ini bukan hanya sebagai ancaman terhadap Ukraina, tetapi juga terhadap nilai-nilai inti mereka yang mencakup kebebasan, hak asasi manusia, dan prinsip-prinsip negara berdaulat.

Menurut analisis dari kelompok think tank Council on Foreign Relations, "Kemenangan Rusia atas Ukraina akan menciptakan preseden berbahaya di mana negara-negara besar bisa secara sepihak mengubah perbatasan negara lain."

2. Pertarungan Geopolitik dengan Rusia


Ukraina terletak di jantung Eropa dan memiliki posisi geopolitik yang sangat strategis.

Keberadaan Ukraina sebagai negara yang berorientasi pro-Barat dianggap sebagai ancaman langsung terhadap ambisi Rusia untuk mempertahankan pengaruhnya di wilayah bekas Uni Soviet dan kawasan sekitarnya.

Sejak runtuhnya Uni Soviet, Rusia berusaha mempertahankan zona pengaruh di negara-negara yang dianggapnya bagian dari ruang ekonomi dan politik yang penting, seperti Ukraina.

Bagi Barat, mendukung Ukraina berarti menanggapi tantangan terhadap hegemoni Rusia dan mencegah ekspansi lebih lanjut dari pengaruh Moskow ke Eropa Timur.

Jika Rusia berhasil merebut Ukraina, ini akan membuka jalan bagi pengaruh Rusia yang lebih besar di negara-negara Eropa Timur dan kawasan Baltik, yang secara langsung akan mengancam integritas NATO dan Uni Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
10 Pemain Terkaya Piala...
10 Pemain Terkaya Piala Dunia 2026: Ronaldo Nomor 1
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved