3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia, Salah Satunya Pertarungan Geopolitik

Senin, 28 April 2025 - 12:15 WIB
loading...
A A A
Oleh karena itu, negara-negara Barat merasa bahwa konflik ini bukan hanya soal Ukraina, tetapi juga tentang mempertahankan stabilitas kawasan Eropa secara lebih luas.

“Konflik ini lebih besar dari sekadar Ukraina—ini adalah tentang menjaga tatanan internasional yang berbasis pada hukum dan menanggapi ambisi ekspansionis Rusia,” tulis majalah Foreign Affairs dalam analisisnya.

3. Ketergantungan Energi dan Keamanan Global


Ukraina berperan sebagai jalur utama transit energi, terutama gas alam, yang menghubungkan Rusia ke Eropa Barat.

Namun, ketergantungan energi Eropa terhadap Rusia telah memunculkan ketegangan politik dan ekonomi yang semakin tajam dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan mendukung Ukraina, Barat berusaha mengurangi ketergantungan Eropa terhadap pasokan energi dari Rusia dan mendorong diversifikasi sumber energi.

Pada saat yang sama, konflik ini juga memperburuk krisis keamanan global, mengingat Rusia adalah salah satu negara pemegang senjata nuklir terbesar di dunia.

Negara-negara Barat, melalui NATO, khawatir akan kebijakan luar negeri agresif Rusia yang bisa berpotensi menstabilkan keamanan global, terutama di Eropa. Oleh karena itu, membantu Ukraina menjadi strategi untuk memperkuat keamanan kolektif di kawasan tersebut.

“Sanksi terhadap Rusia, penyediaan bantuan militer kepada Ukraina, dan dorongan untuk meningkatkan ketahanan energi Eropa semuanya merupakan bagian dari strategi lebih luas Barat untuk menanggapi kebijakan ekspansionis Rusia,” tulis The Economist dalam analisisnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Berita Terkini
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved