Putin dan Netanyahu Absen di Pemakaman Paus Fransiskus, Beijing Tetap Bungkam, Kenapa?

Minggu, 27 April 2025 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Kementerian tersebut juga dilaporkan gagal memproses lima surat perintah lainnya terhadap pejabat senior Rusia, termasuk Maria Alekseyevna Lvova-Belova, komisioner Rusia untuk hak-hak anak, yang menghadapi tuduhan serupa dengan Putin.

Baca Juga: Dunia Tak Baik-baik Saja, Diplomasi Spontan Menggema pada Pemakaman Paus Fransiskus

2. Hubungan Israel-Vatikan Berada di Titik Terendah di Bawah Paus Fransiskus

Melansir Euro News, ketidakhadiran Netanyahu terjadi di tengah hubungan yang tegang antara Israel dan Vatikan, khususnya atas perang Israel-Hamas di Gaza.

Karena banyak pemimpin dunia segera menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Paus, pesan belasungkawa resmi pertama tiba beberapa jam setelah pengumuman kematian Paus, dari Presiden Israel Isaac Herzog.

Namun, pemerintah Netanyahu menunggu tiga hari untuk mengeluarkan pernyataan, yang secara luas ditafsirkan sebagai sinyal diplomatik.

Paus Fransiskus telah berulang kali mengutuk perang di Gaza, dan kritik publiknya telah memperdalam ketegangan dengan pemerintah Israel.

3. China Pilih Bungkam

Chinabelum mengonfirmasi kehadirannya, dan peluang untuk berpartisipasi tampak tipis. Ketika ditanya oleh Reuters apakah Beijing akan mengirim perwakilan, juru bicara Kementerian Luar Negeri Guo Jiakun hanya menjawab: "Tidak ada informasi untuk dibagikan saat ini."

Beijing mengeluarkan pesan belasungkawa singkat hampir 24 jam setelah kematian Paus — dan hanya setelah wartawan mendesak untuk memberikan tanggapan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Dituduh Spionase Iran,...
Dituduh Spionase Iran, 3 Orang Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup di Bahrain
Ini Isi Surat Trump...
Ini Isi Surat Trump ke Kongres, Jelaskan Alasan AS Serang Iran Lagi
Rekomendasi
Istri Sirinya Mau Lahiran,...
Istri Sirinya Mau Lahiran, Vicky Prasetyo Minta Doa
Inggris vs Argentina:...
Inggris vs Argentina: Rival Lama Berebut Final
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Berita Terkini
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved