Paus Fransiskus Wafat usai Sampaikan Pidato Terakhir Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Selasa, 22 April 2025 - 00:01 WIB
loading...
Paus Fransiskus Wafat...
Paus Fransiskus sering mengecam genosida oleh Israel di Jalur Gaza. Foto/newsbook
A A A
VATIKAN - Paus Fransiskus meninggal dunia pada usia 88 tahun, setelah pidato terakhirnya pada Minggu Paskah menyerukan gencatan senjata di Gaza.

Paus, yang merupakan kepala Gereja Katolik pertama yang berasal dari Amerika Latin selama berabad-abad, menjadi paus pada tahun 2013.

Kematiannya di kediamannya di Vatikan dikonfirmasi pada Senin pagi (21/4/2025).

Paus dirawat di rumah sakit pada bulan Februari karena pneumonia ganda.

Dia muncul pada Minggu Paskah dari balkon Basilika Santo Petrus saat seorang ajudan membacakan berkat di mana paus mengutuk "situasi kemanusiaan yang menyedihkan" yang disebabkan serangan Israel di Gaza.

"Saya menyatakan kedekatan saya dengan penderitaan... seluruh rakyat Israel dan rakyat Palestina," ungkap Paus.

Paus menegaskan, "Saya mengimbau pihak-pihak yang bertikai: menyerukan gencatan senjata, membebaskan para sandera dan datang untuk membantu orang-orang yang kelaparan yang mendambakan masa depan yang damai."

Panggilan Telepon Harian ke Gaza


Pemimpin 1,4 miliar umat Katolik di dunia itu secara rutin mengecam perang Israel di Gaza sebelum ia dirawat di rumah sakit.

Dia menyatakan pada bulan November bahwa serangan Israel itu dapat digolongkan sebagai genosida.

"Menurut beberapa ahli, apa yang terjadi di Gaza memiliki ciri-ciri genosida," tulis Paus dalam buku barunya, Hope Never Disappoints: Pilgrims Towards a Better World.

Dia menegaskan, "Ini harus dipelajari dengan saksama untuk menentukan apakah (situasi) sesuai dengan definisi teknis yang dirumuskan oleh para ahli hukum dan organisasi internasional."

Pada bulan Desember, Kementerian Luar Negeri Israel bahkan memanggil duta besar Vatikan, Uskup Agung Adolfo Tito Yllana, untuk mengungkapkan kemarahannya atas kritik keras Paus terhadap pelanggaran Israel terhadap warga Palestina.

Itu terjadi setelah Paus menuduh Israel melakukan tindakan "kekejaman" dengan menargetkan sekolah dan rumah sakit, dengan mengatakan, "Anak-anak dibom. Ini kekejaman, bukan perang."

Selama satu setengah tahun perang Israel di Gaza, ia menelepon satu-satunya paroki Katolik di daerah kantong itu setiap hari untuk menyampaikan dukungan dan doa.

Ia melanjutkan praktik tersebut saat masih dirawat di rumah sakit setelah pulih sebagian pada bulan Februari.

Baca juga: BREAKING NEWS! Paus Fransiskus Meninggal Dunia
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Penembakan di Fasilitas...
Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved