The Times: Inggris Terlibat Perang Rusia-Ukraina, Termasuk Kerahkan Pasukan Rahasia
Minggu, 13 April 2025 - 01:33 WIB
loading...
A
A
A
"Ini bukan pertama kalinya pasukan Inggris dikerahkan di darat," imbuh laporan tersebut.
Inggris telah mengirimkan ribuan rudal antitank NLAW ke Kyiv dan mengirim instruktur untuk melatih tentara Ukraina dalam penggunaannya sejak 2015.
Sementara pasukan Inggris ditarik keluar dari Ukraina sesaat sebelum eskalasi pada Februari 2022, situasi medan perang yang memburuk dan kebutuhan mendesak akan keahlian teknis membuat tim-tim kecil personel Inggris dikerahkan kembali secara diam-diam bersama pasokan rudal baru, papar surat kabar tersebut.
London juga dilaporkan memainkan peran penting dalam membantu Ukraina mempersiapkan “serangan balik” tahun2023 yang banyak digembar-gemborkan terhadap Rusia, dan dalam memediasi antara Kyiv dan Washington ketika operasi tersebut gagal memenuhi harapan Amerika Serikat.
Surat kabar itu mengeklaim bahwa "di balik layar", Ukraina menyebut para kepala militer Inggris sebagai "otak" dari apa yang mereka sebut koalisi "anti-Putin".
Mantan Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace bahkan dilaporkan dijuluki "orang yang menyelamatkan Kyiv" oleh para pejabat militer.
"Orang Amerika pergi ke Ukraina hanya pada kesempatan langka karena khawatir mereka akan dianggap terlalu terlibat dalam perang, tidak seperti para kepala militer Inggris, yang diberi kebebasan untuk pergi kapan pun diperlukan," tulis The Times.
"Terkadang kunjungan mereka begitu sensitif sehingga mereka pergi dengan pakaian sipil."
Inggris telah mengirimkan ribuan rudal antitank NLAW ke Kyiv dan mengirim instruktur untuk melatih tentara Ukraina dalam penggunaannya sejak 2015.
Sementara pasukan Inggris ditarik keluar dari Ukraina sesaat sebelum eskalasi pada Februari 2022, situasi medan perang yang memburuk dan kebutuhan mendesak akan keahlian teknis membuat tim-tim kecil personel Inggris dikerahkan kembali secara diam-diam bersama pasokan rudal baru, papar surat kabar tersebut.
London juga dilaporkan memainkan peran penting dalam membantu Ukraina mempersiapkan “serangan balik” tahun2023 yang banyak digembar-gemborkan terhadap Rusia, dan dalam memediasi antara Kyiv dan Washington ketika operasi tersebut gagal memenuhi harapan Amerika Serikat.
Surat kabar itu mengeklaim bahwa "di balik layar", Ukraina menyebut para kepala militer Inggris sebagai "otak" dari apa yang mereka sebut koalisi "anti-Putin".
Mantan Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace bahkan dilaporkan dijuluki "orang yang menyelamatkan Kyiv" oleh para pejabat militer.
"Orang Amerika pergi ke Ukraina hanya pada kesempatan langka karena khawatir mereka akan dianggap terlalu terlibat dalam perang, tidak seperti para kepala militer Inggris, yang diberi kebebasan untuk pergi kapan pun diperlukan," tulis The Times.
"Terkadang kunjungan mereka begitu sensitif sehingga mereka pergi dengan pakaian sipil."
Lihat Juga :