Dua Turis China Berhubungan Intim di Trotoar Thailand pada Siang Bolong, Orang-orang Terkejut

Sabtu, 12 April 2025 - 09:31 WIB
loading...
Dua Turis China Berhubungan...
Dua turis China ditangkap polisi Thailand setelah berhubungan intim di trotoar jalan Pattaya pada siang bolong. Foto/Asia Pacific Press via news.com.au
A A A
BANGKOK - Dua turis China ditangkap polisi Thailand setelah berhubungan intim di trotoar jalan Pattaya pada siang bolong. Orang-orang yang lewat terkejut dengan ulah pasangan tak tahu malu tersebut.

Kedua turis tersebut, Oh Zhihang (67) dan pasangannya Lin Tingting (35) bahkan memasang tripod sebelum menanggalkan pakaian dan merekam diri mereka sendiri saat melakukan adegan dewasa tersebut pada Rabu lalu.

Polisi menyerbu tempat kejadian di Pattaya Selatan setelah diberitahu oleh seorang penjaga keamanan yang telah melihat pasangan itu berhubungan intim di trotoar dekat pintu masuk ke Walking Street yang terkenal.

Penjaga keamanan sempat memotret pasangan itu sebelum mereka pergi, yang kemudian dia tunjukkan kepada polisi, menurut laporan Bangkok Post, Sabtu (12/4/2025).

Baca Juga: Politisi Filipina Ini Tawarkan Diri Tiduri Ibu-ibu Kesepian dalam Pidato Kampanye

Petugas polisi melacak pasangan itu ke hotel mereka dan kemudian membawa mereka ke kantor polisi Kota Pattaya untuk diinterogasi.

Sebuah rekaman video memperlihatkan pasangan itu berjalan canggung ke kantor polisi.

Saat tiba, Zhihang mengaku tidak tahu bahwa berhubungan seks di tempat umum adalah ilegal di Thailand.

Pria itu mengatakan kepada polisi melalui seorang penerjemah, "Saya seorang fotografer yang suka bepergian keliling dunia untuk mengambil foto telanjang di berbagai lokasi. Saya telah mengunjungi banyak negara di mana saya telah melakukan hal yang sama."

Para pejabat mengungkapkan bahwa pasangan itu menyatakan penyesalan atas tindakan mereka dengan mengatakan, "Saya minta maaf kepada rakyat Thailand dan para pejabat karena telah merusak citra Pattaya."

Petinggi kepolisian setempat, Kolonel Polisi Songwut Chueplakij, mengatakan pasangan itu akan didenda karena perilaku cabul dan menghadapi hukuman 10 tahun penjara jika mereka terbukti telah menerbitkan konten berperingkat X.

"Kami telah membawa kedua tersangka ke kantor polisi kota Pattaya untuk tindakan hukum lebih lanjut," katanya.

"Denda maksimum masing-masing adalah 5.000 Baht untuk pelanggaran kesusilaan di depan umum. Mereka juga sedang diinterogasi terkait dengan Undang-Undang Kejahatan Komputer. Denda ini bisa mencapai 100.000 Baht," paparnya.

"Kami meminta wisatawan yang berkunjung ke Pattaya guna menghadiri Festival Songkran mendatang untuk mematuhi semua peraturan dan ketentuan, tetap waspada, dan melaporkan tanda-tanda bahaya," imbuh dia.

Tindakan mengejutkan itu terjadi beberapa hari setelah pasangan Rusia difilmkan melakukan tindakan seksual di pantai yang ramai di kota yang sama.

Orang-orang yang menonton terkejut dan melaporkan pasangan itu diduga berhubungan intim saat setengah tenggelam di dalam air.

Pattaya berjarak 100 kilometer dari Bangkok dan dikenal luas sebagai kota pesta.

Kota ini terkenal di seluruh dunia karena kehidupan malamnya yang semarak, termasuk banyak bar, kelab malam, tempat hiburan, dan pantai-pantai yang indah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Terungkap! Pesawat Hantam...
Terungkap! Pesawat Hantam Gedung di China Sebelumnya Nyaris Tabrak Pesawat Airbus A330
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved